Real Madrid akan mengajukan banding atas kartu kuning yang diterima bek Prancis Amadou Konaté pada menit ke-81 pertandingan melawan Villarreal, dengan harapan dapat mencegah sanksi tersebut membuatnya absen pada Clásico berikutnya. Keputusan yang dibuat oleh wasit pertandingan di Bernabéu didasarkan pada dugaan pelanggaran yang dilakukan Konaté terhadap pemain Villarreal, meskipun sang bek sendiri menyatakan bahwa tidak ada kontak dan kartu tersebut tidak adil.
Selama pertandingan, Konaté memprotes keputusan wasit dengan alasan bahwa dia tidak menyentuh lawannya dan oleh karena itu, hal tersebut tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran atau peringatan. Namun, wasit tetap pada keputusannya dan menunjukkan kartu kuning. Para pemain dan staf pelatih Real Madrid, setelah meninjau gambar-gambar pertandingan, menyimpulkan bahwa sinyal wasit salah dan pelanggarannya minimal atau tidak ada. Dengan bukti ini, klub memutuskan untuk mengajukan banding resmi kepada otoritas yang berwenang.
Real Madrid berpendapat bahwa pelanggaran tersebut tidak cukup untuk membenarkan kartu kuning dan, jika dibatalkan, Konaté tidak akan mengambil risiko terkena skorsing. Sang bek sudah mendapat empat kartu kuning musim ini, yang membuatnya berisiko terkena larangan bermain satu pertandingan. Jika kartu tidak dibatalkan dan pemainnya diskors, pemain Prancis itu tidak akan dapat berpartisipasi dalam El Clásico berikutnya melawan Real Madrid, suatu ketidakhadiran yang dianggap sangat merugikan oleh klub. Oleh karena itu, banding diajukan dengan tujuan untuk menghilangkan ancaman skorsing dan memastikan ketersediaan Konaté untuk pertandingan terpenting musim ini.
Klub telah menyatakan keyakinannya terhadap hasil banding, berdasarkan rekaman yang menunjukkan kurangnya kontak atau minimal kehadirannya. Jika banding berhasil, risiko skorsing akan hilang dan Konaté akan bebas untuk laga Clásico. Jika tidak, Real Madrid harus mengatur ketidakhadiran sang pemain di pertandingan penentuan. Keputusan akhir diharapkan dapat diambil dalam beberapa hari mendatang, karena klub terus mempersiapkan skuadnya untuk konfrontasi dengan Real Madrid.