Real Madrid telah meminta bantuan pers internasional untuk mendukung tuntutannya atas pengunduran diri Javier Tebas, presiden LaLiga, menyusul pernyataan kontroversial yang membandingkan liputan televisi tentang klub tersebut dengan propaganda Nazi. Sebuah pernyataan diterbitkan di situs resmi klub yang mengumpulkan reaksi media bergengsi di Jerman, Prancis, Italia, Inggris, Amerika Serikat dan Argentina, semuanya mengutuk provokasi tersebut dan menuntut kepergian Tebas.
Kontroversi ini bermula dari komentar presiden LaLiga, yang menggambarkan “metode” televisi Real Madrid sebagai “propaganda Nazi” ala Goebbels. Reaksinya langsung dan kuat: Real Madrid, bersama dengan tim dan entitas olahraga lainnya, meminta pengunduran diri Tebas "segera", dengan alasan bahwa perbandingan tersebut menyinggung dan menghina para korban Nazisme. Klub menekankan bahwa pernyataan tersebut melewati batas yang tidak dapat diperbaiki.
Di antara media yang menyatakan posisinya, surat kabar Jerman *Kicker* menonjol, yang menggambarkan komentar tersebut sebagai “penghinaan terhadap para korban” dan menyatakan bahwa “Tebas harus mengundurkan diri.” Thomas Böker, juru bicara *Kicker*, menjelaskan bahwa perbandingan dengan propaganda Nazi tidak dapat diterima mengingat sejarah dan keseriusan masalah ini. Demikian pula, *L'Equipe* dari Prancis mengecam provokasi tersebut dan menyerukan pengunduran diri Tebas, sementara *La Gazzetta dello Sport* dari Italia menambahkan bahwa situasi tersebut mewakili “ketidaksepakatan” di liga dan menuntut kepergian presiden.
Real Madrid juga mengutip BBC, ESPN, surat kabar Amerika *The New York Times* dan surat kabar Argentina *Olé*, yang semuanya menerbitkan berita utama yang mencerminkan besarnya kontroversi dan tekanan internasional terhadap LaLiga. Dalam pernyataannya, pihak klub menekankan bahwa opini media tersebut memperkuat perlunya tanggapan tegas dan reputasi sepak bola Spanyol sedang dipertaruhkan.
Dengan tekanan internasional dan kecaman media, situasi Javier Tebas menjadi semakin tidak berkelanjutan. Real Madrid berharap tuntutan pengunduran dirinya ditanggapi dengan serius dan mengambil tindakan untuk mencegah komentar seperti ini mempengaruhi citra olahraga tersebut lagi. Klub akan terus memantau perkembangan kasus ini dan bersiap mengambil tindakan jika tekanan tidak menghasilkan respons yang diharapkan.
