Álvaro Arbeloa kembali ke Liga Premier sebagai manajer Fulham musim panas lalu, ditunjuk untuk posisi itu pada 7 Juli. Namun, setelah lima putaran pertama kejuaraan, tim Craven Cottage berada di posisi terakhir klasemen, dengan hanya dua poin, hasil dari dua kali seri dan empat kali kalah tanpa meraih kemenangan. Situasinya menjadi kritis dan masa depannya di klub tampaknya terancam.
Fulham hanya terpaut satu poin dari ambang keselamatan, rekor yang dipertahankan Bournemouth. Jika tim gagal meningkatkan performanya di laga-laga berikutnya, keberlangsungan Arbeloa bisa terancam. Media Inggris mengindikasikan bahwa sang pelatih bisa menghadapi tekanan dalam dua pertandingan berikutnya: pada hari Sabtu melawan Hull, yang menempati peringkat kedelapan, dan pada 24 Oktober melawan Coventry, yang berada di urutan kedua dari terakhir dengan satu poin lebih banyak dari Fulham. Meski musim baru saja dimulai, dua hasil negatif bisa membuat mantan pemain Real Madrid itu kehilangan permanennya.
Di laga terakhir, Fulham kalah 2‑1 melawan Ipswich Town. Usai kekalahan tersebut, Arbeloa menunjukkan sikap menantang di hadapan media dengan menyatakan: “Mungkin Anda tidak mengenal saya, namun saya telah bermain dan melatih tim terbaik di dunia.” Komentar tersebut mencerminkan keyakinannya terhadap pengalamannya, meski realitas kinerja klub tidak mendukungnya.
Arbeloa memiliki karir sebagai pesepakbola di Liga Premier, pernah bermain untuk Liverpool antara tahun 2007 dan 2009, sebelum menandatangani kontrak dengan Real Madrid, dan untuk West Ham antara tahun 2016 dan 2017. Karier kepelatihannya dimulai di Real Madrid, di mana ia bekerja di level akar rumput dan mencapai tim utama, menggantikan Xabi Alonso pada 13 Januari dan bertahan hingga akhir musim. Sejak saat itu, ia mencoba mentransfer pengalamannya ke dunia sepak bola di Liga Inggris.
Masa depan pelatih Fulham akan bergantung pada hasil di pertandingan selanjutnya. Jika mereka berhasil menghindari kekalahan lagi dan mendapatkan setidaknya satu poin, mereka dapat mengkonsolidasikan posisi mereka dan memberi dorongan pada tim. Jika tidak, manajemen klub bisa mencari alternatif sebelum musim berjalan terlalu jauh. Pertandingan mendatang melawan Hull akan menjadi penentu apakah Arbeloa dapat mempertahankan kontraknya atau apakah Fulham harus mengambil keputusan sebelum musim ini meningkat.
