Inter mengakhiri hari Minggu dengan skor 2‑1 melawan Fiorentina, berkat penalti terakhir Zielinski, dan pelatih Cristian Chivu menyatakan kepuasannya terhadap kinerja tim, sambil mengakui bahwa terkadang para pemain tidak diberi imbalan sebanyak yang pantas mereka terima.
Hasil ini menjadi sebuah langkah menuju pemulihan tim Nerazzurri, yang menunjukkan bahwa mereka masih mampu bereaksi di lapangan. Usai pertandingan di mana Nerazzurri menunjukkan determinasi dan kualitas, Chivu menggarisbawahi bahwa meski tim kelelahan, ia tidak dan tetap bahagia untuk para pemainnya. Pelatih juga ingin menekankan pentingnya untuk tidak terjebak dalam perangkap mental, yaitu fokus pada ketidakadilan atau kesalahan, namun terus melakukan apa yang perlu dilakukan tim.
Saat wawancara dengan Inter TV, Chivu mengatakan bahwa dia mengapresiasi penampilan tim atas sikap dan determinasi yang ditunjukkan. Ia juga mengingat bahwa, meski terkadang kami bisa terjatuh pada hari Minggu, tim tidak kehilangan ketenangan mereka dan terus melakukan apa yang harus mereka lakukan, dan akhirnya mendapatkan imbalan.
Pelatih kemudian berbicara tentang peran pemain pengganti, yang memberikan energi dan membantu menjaga tim tetap bertahan dalam permainan. Chivu menegaskan kembali bahwa tim tidak berkecil hati ketika keadaan tidak berjalan baik dan pertandingan terdiri dari beberapa episode, jadi penting untuk bereaksi dengan baik.
Dengan kemenangan melawan Fiorentina, Inter semakin dekat ke fase akhir Serie A, namun pelatih Chivu tetap fokus pada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tim. Laga berikutnya akan menjadi krusial untuk memantapkan posisi di klasemen dan menunjukkan bahwa tim bisa terus bermain dengan determinasi dan kualitas.