Kasus Allegri mendekati kesimpulan formal: kantor kejaksaan federal besok akan mengirimkan laporan rinci kepada hakim olahraga tentang pernyataan yang dibuat oleh pelatih Napoli Massimiliano Allegri selama pertandingan Napoli-Roma. Keputusan akhir ada di tangan kantor yang dipimpin oleh Gerardo Mastrandrea, yang harus menyampaikan keputusannya besok, sebelum Serie A kembali digelar pada hari Selasa.

Evaluasi akan fokus pada dua bidang berbeda. Atas hukuman yang terjadi di lapangan dan di ruang ganti, Kejaksaan telah mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dan akan melanjutkan laporannya. Terkait pernyataan yang muncul di ruang pers, khususnya kalimat “Tahun lalu mereka memasukkan Liga Champions ke dalam sakunya dan saya membayar dengan Milan”, Kejaksaan akan menunggu analisis hakim olahraga. Jika hakim tidak memutuskan, Kejaksaan dapat memutuskan untuk membuka kasus.

Mengenai sanksi, pengusiran yang diterima di akhir pertandingan menimbulkan kemungkinan diskualifikasi satu pertandingan bagi Allegri, kecuali jika laporan wasit berisi ekspresi yang menghina atau sangat tidak sopan terhadap ofisial pertandingan. Dalam hal ini, pasal 36 KUHP Olahraga memberikan sanksi yang lebih berat.

Kalimat tentang "menempatkan Liga Champions di saku Roma" dievaluasi secara terpisah. Jika Kantor Kejaksaan menganggapnya merugikan keteraturan kejuaraan atau ketidakberpihakan wasit, maka mereka dapat menentang pasal 23 CGS, yang bagi anggota profesional akan dikenakan denda sebesar 2.500 hingga 50.000 euro dan, dalam kasus ekstrim, tanggung jawab klub. Namun, kemungkinan diskualifikasi atas pernyataan tersebut dinilai lebih kecil kemungkinannya.

Kasus ini masih menunggu keputusan hakim olahraga, yang harus dikeluarkan sebelum pertandingan Serie A berikutnya. Hasil dari keputusan ini akan menentukan apakah Allegri akan menghadapi sanksi finansial atau disiplin, yang berdampak pada kariernya dan situasi Napoli.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita