Real Madrid mencapai comeback bersejarah di Liga Champions, menang 4-3 melawan Roma setelah tertinggal 3-1 di sepuluh menit terakhir. Pelatih asal Portugal José Mourinho menjadi tokoh utama dalam kembalinya pertandingan, dan mantan pemain klub, Josip Mijatović, menyoroti di radio SER bagaimana pergantian pemain mengubah jalannya pertandingan.
Mijatović mengenang bahwa babak pertama membuatnya khawatir, karena Roma biasanya bermain “man to man”, yang menuntut banyak hal dari para pemain selama 90 menit. “Babak pertama membuat saya sedikit khawatir, terutama mengetahui cara bermain Roma,” jelasnya. Menurutnya, Mourinho sudah memprediksi laga fase pertama akan menjadi kelemahan tim Madrid dan yakin perlawanan Roma akan bisa dikompromikan di akhir.
Momen penentu terjadi ketika Mourinho mengganti pemain yang “bisa marah”, seperti Vinícius Júnior, dan memasukkan pemain dengan energi lebih dari bangku cadangan. "Dia tampil luar biasa, menunggu momen yang tepat dan bahkan mengganti pemain yang bisa marah, untuk membuat pemain yang masuk dari bangku cadangan menjadi lebih antusias. Itu telah mengubah permainan," kata mantan penyerang tersebut. Mijatović menekankan bahwa “hidung serigala tua” Mourinho memungkinkan dia untuk mengidentifikasi pemain yang bisa menjadi bintang tanpa menjadi starter dan bahwa comeback memberi mereka kepercayaan diri.
Mantan pemain tersebut juga menegaskan bahwa meski hasilnya positif, Real Madrid masih memiliki banyak hal yang perlu ditingkatkan dan Mourinho mengetahuinya. “Ada banyak hal yang harus ditingkatkan Real Madrid dan Mourinho mengetahuinya,” komentarnya. Lebih jauh lagi, ia menekankan bahwa sang pelatih sudah jelas mengenai siapa yang dapat ia percayai dan kapan harus melakukannya, yang memungkinkannya untuk menjaga para pemainnya tetap termotivasi dan bersiap untuk comeback.
Dengan kemenangan ini, Real Madrid melaju ke babak penyisihan grup Liga Champions dan memperkuat kepercayaan pada staf pelatih. Tantangan berikutnya adalah menjaga kecepatan dan disiplin di pertandingan mendatang, di mana pengalaman Mourinho dan kemampuan pemain penggantinya akan terus menjadi kunci kesuksesan klub.
