UEFA telah menerbitkan tim wasit untuk pertandingan Liga Champions hari kedua babak penyisihan grup, di mana Inter dan Napoli masing-masing menghadapi Club Brugge dan Villarreal. Pertandingan Inter melawan Club Brugge akan berlangsung di San Siro pada 13 Oktober pukul 9 malam. Pertandingan akan dipimpin oleh Rohit Saggi dari Norwegia, dengan rekannya Anders Olav Dale dan Ole Andreas Haukåsen sebagai asisten dan Sigurd Kringstad sebagai ofisial keempat. Di VAR, pelatih asal Spanyol Carlos del Cerro Grande akan dibantu oleh Cesar Soto Grado yang akan mengisi peran AVAR.

Untuk pertandingan Napoli melawan Villarreal, juga dijadwalkan pada 13 Oktober pukul 9 malam, UEFA telah memilih tim wasit Jerman. Pertandingan akan dipimpin oleh Daniel Siebert dari Jerman, dengan Jan Seidel dan Rafael Foltyn sebagai asisten dan Max Burda sebagai ofisial keempat. VAR akan ditangani oleh Soren Storks, dengan Bastian Dankert berperan sebagai AVAR. Oleh karena itu, seluruh tim wasit akan menjadi orang Jerman, sejalan dengan pilihan UEFA untuk pertandingan Napoli di Estadio de la Ceramica.

Keputusan ini adalah bagian dari program penunjukan yang lebih luas yang menjadikan beberapa negara sebagai pusat kompetisi Eropa. Bagi Inter, arah pertandingan dipercayakan kepada wasit asal Norwegia, dengan tim pendukung Spanyol di VAR, sedangkan bagi Napoli pilihannya adalah tim yang sepenuhnya Jerman. UEFA menjamin keberagaman keterampilan dan latar belakang di antara para ofisial pertandingan, menjaga netralitas dan keadilan kompetisi.

Selain dua pertandingan utama, di hari yang sama terdapat pertandingan Liga Champions lainnya: Lens-Sporting, Baku-Slavia Prague, Atletico Madrid-Manchester United, Arsenal-Lille, Viking-Bayern Munich dan Leipzig-PSV, masing-masing dengan tim wasit dan VAR yang ditunjuk. Informasi ini dipublikasikan oleh UEFA agar klub, suporter, dan media mengetahui terlebih dahulu sosok-sosok yang akan mengatur pertandingan.

Dengan resminya tim wasit, Inter dan Napoli dapat fokus pada persiapan taktis untuk pertandingan mereka. Inter bertujuan untuk mengamankan kemenangan pertama mereka di babak penyisihan grup, sementara Napoli berupaya mendapatkan kembali ritme permainan mereka setelah pertandingan terakhir mereka. Keputusan wasit, meski tidak secara langsung mempengaruhi strategi tim, mewakili aspek penting dalam konteks kompetitif Liga Champions.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita