Manchester United menderita kekalahan memalukan 3-0 di Metropolitano, dengan Pablo Barrios dari Atlético Madrid membuka skor hanya 53 detik setelah pertandingan dimulai. The Reds kemudian kalah di setiap level, kehilangan keunggulan di babak pertama dan gagal bangkit meski ada beberapa peluang. Kekalahan ini menandai awal terburuk United dalam empat dekade dan menimbulkan pertanyaan mengenai performa dan taktik tim di bawah manajer Michael Carrick.

Pertandingan diawali dengan serangan cepat Atlético yang membuat United kelabakan. Umpan sayap kiri dari Lee Kang‑in kepada Alex Baena menciptakan ruang kosong, namun bek kiri tim Spanyol itu tidak mampu menutupnya. Umpan Baena menemui Barrios, yang berlari tanpa tertandingi dan melepaskan tembakan melewati Ayden Heaven untuk menjadi gol pembuka. Barrios merayakannya dengan isyarat tangan enam jari, sebagai penghormatan kepada kapten Koke, yang ibunya meninggal pada hari itu juga. Pertahanan United kembali terekspos ketika tembakan lanjutan Baena membentur tiang, dan tim kesulitan untuk mendapatkan kembali ketenangan.

Peluang nyata pertama United datang dari sepak pojok yang disampaikan Carlos Baleba, namun bola berhasil dihalau oleh Jan Oblak. Mbeumo memiliki dua peluang bersih di babak pertama, yang pertama meleset dari sasaran setelah menggiring bola dengan rapi di sisi kanan, yang kedua dihentikan oleh Oblak setelah pertukaran cepat dengan Youri Tielemans. Tendangan keras Bruno Fernandes juga membentur mistar gawang, namun The Reds tidak mampu memanfaatkan peluang mereka. Atlético menguasai 66% penguasaan bola pada babak pertama dan unggul 2-0 setelah tendangan bebas luar biasa dari Álex Grimaldo dan penyelesaian jarak dekat dari Johnny Cardoso yang dianulir karena handball oleh Marcos Llorente.

Babak kedua melihat United mencoba bangkit kembali. Umpan tepat dari Barrios memberikan umpan kepada Julián Álvarez, yang membentur tiang, dan Bruno Fernandes memiliki peluang bagus untuk menyamakan kedudukan setelah umpan dari Tielemans, namun kedua upaya tersebut berhasil diselamatkan. Dominasi Atlético berlanjut, dengan tembakan Baena yang melebar dan Grimaldo menyiapkan tembakan dari Jonathan David yang dapat diselamatkan oleh Senne Lammens. Titik balik terjadi pada menit ke-74 ketika Leny Yoro dikeluarkan dari lapangan karena melakukan pelanggaran keras terhadap David, keputusan yang kemudian dikuatkan setelah dilakukan peninjauan kembali. Kartu merah membuat United hanya punya sepuluh pemain dan secara efektif mengakhiri harapan untuk bangkit kembali.

Dengan skor 3‑0, pertandingan berakhir dengan malam suram bagi United. Kelemahan pertahanan tim dan kurangnya penyelesaian akhir yang klinis terlihat, dan kekalahan tersebut menggarisbawahi tantangan yang dihadapi United di bawah manajemen Carrick. Kekalahan ini kemungkinan akan mendorong penilaian ulang taktik dan peran pemain seiring upaya klub untuk pulih dari awal terburuknya dalam 40 tahun terakhir.

The GuardianArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita