Bayern Munich kehilangan poin pertamanya di Liga Champions setelah bermain imbang 3-3 dengan Viking, hasil yang menjadi kejutan terbesar di babak penyisihan grup. Pertandingan, yang dimainkan di Viking Arena pada 13 Oktober 2026, menyaksikan tim Bavaria bangkit dari ketertinggalan 2-0 berkat dua gol dari Harry Kane, tetapi pemain Prancis MichaelOlise menerima kartu kuning kedua dan dikeluarkan dari lapangan, membuat Viking menyamakan kedudukan pada menit ke-89.
Pertandingan dimulai dengan serangan awal oleh Viking, yang mencetak gol pada menit kedua ketika kiper Bayern ManuelNeuer melakukan pelanggaran yang membuat penyerang GianniStensness melakukan sundulan. Bayern bereaksi dengan beberapa peluang, namun kiper ArildÖstbö menjaga gawang tetap utuh. Gol Viking pada menit ke-38, yang dicetak oleh PeterChristiansen setelah dimainkan oleh ErikBotheim, membuat tim Bavaria itu tertinggal 2-0. Di babak pertama, Vincent Kompany menggantikan dua bek dan gelandang Saibari, berusaha menghentikan tekanan Viking.
Kebangkitan diawali ketika Kane memperkecil ketertinggalan melalui penalti pada menit ke-54, disusul gol kedua pada menit ke-60 lewat sundulan. LuisDíaz menyelesaikan skor 2‑3 pada menit ke-71 melalui sebuah gol dari permainan kolektif. Namun, Viking tidak menyerah. Pengusiran Olise pada menit ke-73, setelah dua kartu kuning berturut-turut, mengubah jalannya pertandingan. Pemain Prancis itu mendapat sanksi karena melakukan pelanggaran terhadap HenrikHeggheim dan, yang kedua, karena melemparkan bola ke wajah ZlatkoTripic. Saat Bayern dikurangi menjadi 10 pemain, Viking memanfaatkan momentum tersebut dan, pada menit ke-89, HermanHaugen menyundul umpan silang Tripic untuk menyamakan skor.
Hasil akhir 3‑3 menjadi poin pertama Viking sepanjang sejarah Liga Champions dan menjadi pukulan tak terduga bagi Bayern yang terpaksa meninjau ulang strateginya. Wasit GeorgiKabakov mencatatkan beberapa kartu: Olise dengan dua kartu kuning, Laimer, KristofferHaugen, Daland dan Saibari masing-masing satu kartu. Pertandingan tersebut dihadiri 15.466 penonton, angka yang mencerminkan antusiasme suporter lokal.
Dengan hasil imbang tersebut, Viking berada dalam posisi menguntungkan di grupnya, sementara Bayern harus menghadapi tekanan untuk bangkit di pertandingan berikutnya. Pertandingan Bayern berikutnya adalah melawan Arsenal, di mana absennya Olise akan menjadi hal yang menonjol. Viking, pada bagiannya, akan terus memanfaatkan kinerjanya di Liga Champions, dengan harapan dapat mengkonsolidasikan reputasinya di kompetisi Eropa.
