Inter mengalami kekalahan telak melawan Brugge di Liga Champions, dengan hasil akhir 3-4. Gol San Siro dicetak oleh Nicolò Tresoldi yang mencetak gol penalti untuk tim AC Milan. Meski penampilan Sommer mampu menyamakan skor, tim besutan Leko menunjukkan pertahanan yang kurang solid, dengan kesalahan-kesalahan yang menguntungkan lawannya.
Pertandingan ini menyoroti banyak masalah: mistar gawang dari Tresoldi, kesalahan lain dari Calhanoglu dan tendangan dari Virgili. Tim asuhan Leko kesulitan mempertahankan penguasaan bola, dan bola sering kali diberikan melalui tekel. Performa Sommer lebih efektif dibandingkan Martinez, namun seluruh tim gagal menguasai permainan.
Dalam konteks Eropa, Inter menderita tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan kompetisi terakhirnya. Hasil melawan Brugge semakin memperburuk posisi tim di tabel Liga Champions. Gol Tresoldi merupakan momen yang cemerlang, namun tim menunjukkan pertahanan yang lemah dan serangan yang lesu.
Pertandingan Eropa lainnya menunjukkan hasil yang beragam: Villarreal menang 3-1 melawan Napoli, sementara pertandingan antara Politano dan Sant'uffizio menghasilkan gol back-pass. Hasil ini menunjukkan musim yang sulit bagi tim-tim yang terlibat.
Dengan berjalannya musim ini, Inter harus menghadapi serangkaian tantangan untuk mencoba memulihkan posisi mereka di tabel Liga Champions. Tim harus meningkatkan pertahanan mereka dan menemukan cara yang lebih efektif untuk mengontrol penguasaan bola. Dalam waktu dekat akan ada pertandingan selanjutnya melawan tim-tim papan atas, yang akan menguji ketahanan dan kemampuan adaptasi tim Leko.
