Real Betis kembali ke Liga Champions di kandangnya setelah absen selama 21 tahun, ketika tim hijau-putih menghadapi FC Porto di La Cartuja Rabu depan pukul 21:00. Acara yang berlangsung pada hari kedua babak penyisihan grup ini menandai kembalinya klub ke kompetisi Eropa setelah menang 3-2 atas Lille di laga pertamanya di fase tersebut. Kekalahan 0‑2 melawan Manchester City dalam debut Eropanya membuat Porto memiliki tujuan yang jelas: mendapatkan kembali kepercayaan diri dan menunjukkan bahwa performa mereka di Liga Primeira tetap solid.
Betis yang sudah mengumpulkan tujuh pertandingan di semua kompetisi dengan enam kemenangan, satu kali imbang, dan hanya satu kali kalah, berupaya memantapkan posisinya di tabel Liga Champions dan menjaga asa melaju ke babak 16 besar. Jadwal yang juga mencakup duel melawan Barcelona di liga itu membutuhkan pengelolaan sumber daya yang cermat. Dewan Manuel Pellegrini telah merencanakan beberapa perubahan pada starting lineup, dengan kemungkinan pemain seperti Bartra, Facundo Bernal, Antony dan Troy Parrott akan menjadi starter, sementara Dani Ceballos atau Deossa dapat beristirahat. Pemain pengganti Llorente, Marc Roca, Riquelme, Cucho Hernández dan Fornals akan tetap menjadi cadangan.
Porto asuhan Francesco Farioli datang dengan skuad yang sudah terbukti kualitasnya di Liga Primeira, meski didera beberapa korban jiwa. Jan Bednarek diskors, Dominik Prpić tidak terdaftar untuk Liga Champions dan Nehuén Pérez, Sanusi dan William Gomes cedera. Terlepas dari kendala tersebut, tim Portugal tetap mempertahankan dinamika ofensif dan defensif yang menjadikannya rival yang kuat. Pertahanan Betis, pada bagiannya, harus bersiap untuk menghindari serangan balik cepat Porto dan memanfaatkan dukungan pendukung tuan rumah.
Wasit yang ditugaskan adalah Clément Turpin dari Prancis, dan pertandingan akan disiarkan di Movistar Champions League 2. Junior Firpo, yang masuk dalam daftar pemain yang tersedia, telah dipastikan absen karena masalah fisik, begitu pula Aitor Ruibal. Antony yang sempat mengalami ketidaknyamanan otot pada laga melawan Osasuna, sudah mengatasi masalah tersebut dan diharapkan bisa fit untuk bermain.
Dengan kemungkinan menambah tiga poin di kandang sendiri, Betis memiliki peluang untuk mengembalikan kampanye Eropanya ke jalurnya dan memperkuat diri sebelum berkonfrontasi dengan Barcelona. Hasil pertandingan ini akan menjadi penentu jalannya musim dan posisi kedua tim di kompetisi masing-masing.
