Esteban Lepaul, striker Breton berusia 26 tahun, tetap menjadi target utama beberapa klub Eropa menjelang bursa transfer. Stade Rennais baru-baru ini memperpanjang kontraknya hingga tahun 2030, setelah musim di mana ia mencetak 21 gol liga, yang mengukuhkan posisinya sebagai pilar ofensif klub. Perpanjangan kontrak ini, meski memperkuat keamanan tim, tidak menyurutkan minat klub asing.
Menurut TEAMtalk, Everton akan menjadi klub Inggris yang paling ingin mengakuisisi Lepaul. The Toffees yang sudah memantau sang pemain sejak bursa transfer musim panas terus memantau perkembangannya jelang dibukanya bursa musim dingin. Profil sang striker, yang mampu mencetak gol di kotak penalti dan mengkonversi peluang sulit, menarik perhatian Premier League. Klub Inggris lainnya seperti Leeds United, Aston Villa, Brentford, dan Brighton juga disebut-sebut berminat, namun belum ada klub yang mengonfirmasi tawaran resminya.
PSG pun tidak ketinggalan. Meski belum ada proposal konkrit yang terkonfirmasi, klub asal Paris itu tetap mengincar Lepaul sebagai bagian dari kemungkinan penguatan serangan mereka. Stade Rennais, yang memiliki posisi kontrak yang kuat, tidak berkewajiban menjual penyerang tersebut di musim dingin. Perpanjangan hingga tahun 2030 memberikan para pemimpin Breton pengaruh yang signifikan untuk bernegosiasi atau menolak proposal tersebut.
Tiba di Rennes pada Agustus 2025 dari Angers dengan biaya sekitar 15 juta euro termasuk bonus, Lepaul dengan cepat melampaui ekspektasi. Musim pertamanya menghasilkan 21 gol di Ligue 1, menempatkannya di puncak daftar pencetak gol. Kemajuan dan perluasannya baru-baru ini telah meningkatkan nilainya di pasar. Perkiraan media menunjukkan harga transfer antara €50 juta dan €60 juta, meskipun angka ini tidak resmi. Operasi seperti itu akan menghabiskan banyak uang bagi klub Breton, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana cara menggantikan penyerang yang begitu menentukan tersebut.
Menjelang bulan Januari, masalah ini bisa diselesaikan dengan cepat. Klub-klub yang berminat siap untuk bergerak cepat, sementara Stade Rennais harus mengevaluasi pilihan mereka dan memutuskan apakah mempertahankan Lepaul lebih baik daripada kesepakatan yang menguntungkan. Beberapa minggu ke depan akan menjadi penentu apakah striker Breton itu akan bertahan di Rennes atau terbang ke Inggris atau Paris.
