Girona B mengamankan kemenangan 1-0 atas Ebro dalam pertandingan mereka di Almozara, sementara Olot tetap tak terkalahkan dengan hasil imbang tanpa gol melawan prospek Osasuna di Tajonar. Kedua hasil tersebut dibukukan di fase kedua Federasi Kedua, Grup 2, dan memantapkan posisi tim di tabel kompetisi.
Pertandingan antara Girona B dan Ebro dibuka dengan gol awal dari Guillem Badía pada menit keenam, yang membawa tim cadangan Catalan unggul dan memberi mereka keunggulan psikologis yang mereka pertahankan hingga akhir. Ebro mencoba bereaksi dengan beberapa peluang, namun pertahanan Girona B kokoh dan kiper Andreev melakukan beberapa penyelamatan luar biasa, termasuk satu penyelamatan peluang besar pertama tim tamu. Meski berupaya menyamakan kedudukan, Ebro gagal mencetak gol dan Girona B merebut tiga poin. Pelatih Girona B memuji disiplin pertahanan tim dan kinerja kipernya, meski kata-kata persis sang pelatih tidak dikutip.
Di Tajonar, prospek Olot dan Osasuna saling berhadapan dalam duel yang diwarnai kehati-hatian di kedua kubu. Olot, yang tetap tak terkalahkan dalam pertandingan tandang, berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Pol Ballesté, yang bereaksi setelah umpan buruk dari Rafa Fernández. Sebagian besar pertandingan ditandai dengan kehati-hatian dalam bertahan dan kurangnya peluang yang jelas di kedua sisi. Prospek Osasuna yang meraih hasil imbang tanpa gol kedua berturut-turut tak kunjung menemukan solusi untuk mengatasi absennya Asier Bonel di lini depan Olot. Wasit kedua pertandingan tersebut, Matía Gallo dan Herranz Monge, masing-masing mengeluarkan beberapa peringatan kepada pemain kedua tim.
Hasil Girona B membuat tim cadangan tetap berada pada posisi menguntungkan di grup, sementara hasil imbang Olot mengkonsolidasikan rekor tak terkalahkan mereka di laga tandang, meski terus berlanjut tanpa mendapatkan poin di laga kandangnya. Dengan hasil tersebut, kedua tim melaju ke fase duel terakhir, di mana mereka akan menghadapi rival berikutnya untuk berusaha menutup musim dengan posisi terbaik.
