Milan memutuskan untuk memberikan istirahat sore kepada para pemainnya, sebuah bentuk perhatian dari pelatih Ruben Amorim di tengah jadwal yang padat. Setelah kembali dari Salzburg, tempat tim memainkan pertandingan Liga Champions, Amorim memilih "sore bebas" agar para pemain dapat pulih dan berkonsentrasi pada pertandingan kejuaraan berikutnya melawan Atalanta.
Keputusan tersebut disambut baik oleh kelompok tersebut. Menurut yang dilansir LaGazzettadelloSport, para pemain menyampaikan apresiasi atas jeda yang berlangsung dalam suasana relaksasi dan pemulihan. Pelatih kemudian menjadwalkan sesi latihan pertama dan satu-satunya pada hari itu, yang akan dilaksanakan pada pagi hari, menjelang pertandingan kejuaraan. Sesi ini, meski singkat, dirancang untuk mengurus detail teknis tanpa membebani pemain, mengingat pertandingan yang, selain nilai peringkat, juga merupakan pertarungan langsung Eropa melawan Atalanta.
Lebih lanjut, sang pelatih menggarisbawahi pentingnya untuk tidak terlalu membebani tim, mengingat kalender yang padat yang mencakup banyak pertandingan hingga akhir Oktober. Setelah latihan, para pemain dapat kembali ke hotel, di mana mereka akan menginap hingga makan malam, dan kemudian melanjutkan istirahat. Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik dan mental grup tetap tinggi di momen kritis musim ini.
Milan yang saat ini berada pada posisi kompetitif di klasemen SerieA harus menghadapi Atalanta dengan tujuan memantapkan posisi dan terus berjuang untuk lolos ke kompetisi Eropa. Pilihan Amorim untuk memberikan waktu istirahat mencerminkan perhatiannya terhadap kesejahteraan para pemain dan kebutuhan untuk mengelola beban kerja dengan lebih baik. Dengan jadwal pertandingan berikutnya, tim bersiap untuk mempertahankan energi dan konsentrasi yang diperlukan untuk menghadapi tantangan tingkat tinggi.
