Tessa Wullaert, kapten Belgia yang membawa Inter Wanita meraih kemenangan di Serie A wanita, telah ditambahkan ke daftar 30 kandidat peraih Ballon d'Or Wanita, menempati posisi ke-19 dalam peringkat akhir. Pengakuan tersebut datang setelah musim yang sukses di mana ia mencetak 14 gol dalam 22 pertandingan, membantu membawa Nerazzurri ke posisi pertama dan lolos ke Liga Champions. Di musim panas, Wullaert pindah ke Como 1907, di mana dia telah mencetak empat gol dalam empat pertandingan liga, membuktikan bahwa dia masih menjadi acuan ofensif.
Ballon d'Or, yang akan diadakan malam ini di London, melihat pemain Belgia itu masuk dalam dua puluh pemain terbaik dunia, melampaui nama-nama terkemuka seperti Vivianne Miedema dari Belanda, Rose Levelle dari Amerika, Ewa Pajor dan Malard dari Prancis, dan Lucy Greenwood dari Inggris. Hasil tersebut sangat berarti bagi sepak bola Italia, di mana daftar kandidat tidak memasukkan pemain mana pun setelah kehadiran Manuela Giugliano (27), Sofia Cantore (24), dan Cristiana Girelli (16) pada edisi sebelumnya. Absennya pemain Italia lainnya menggarisbawahi pentingnya Wullaert sebagai wakil kejuaraan Italia di kompetisi internasional.
Di antara sepuluh finalis Ballon d'Or Wanita termasuk nama-nama terkenal seperti Temwa Chawinga (Kansas City Current), Melchie Dumornay (Lyon), Caroline Graham Hansen (Barcelona), Patri Guijarro (Barcelona), Pernille Harder (Bayern Munich), Ewa Pajor (Barcelona), Claudia Pina (Barcelona), Alexia Putellas (Barcelona/London City Lionesses), Alessia Russo (Arsenal) dan Khadija Shaw (Manchester City). Wullaert, dengan pengalaman dan penampilan konsistennya, menonjol sebagai satu-satunya pemain Italia yang mencapai peringkat 20 besar.
Posisi ke-19 Wullaert diraih berkat serangkaian gol penentu dan kepemimpinan yang membimbing Como menuju musim yang menjanjikan. Pengakuan internasional memperkuat posisinya sebagai salah satu penyerang tengah terbaik Eropa dan mengukuhkan perannya sebagai duta sepak bola wanita Italia. Dengan Liga Champions di depan mata dan musim liga masih berlangsung, Wullaert siap untuk terus mempengaruhi permainan dan membawa Como ke level yang lebih tinggi.