Di halaman depan surat kabar Italia pada hari Minggu 11 Oktober, SerieA kembali menjadi pusat perhatian, dengan naskah yang selalu diulang: Inter adalah tim yang harus dikalahkan. La Gazzetta dello Sport memberi judul laporan "SprInter", mengacu pada tiga gol dalam waktu setengah jam yang menyebabkan Nerazzurri melikuidasi Parma di SanSiro. Corriere dello Sport memilih judul "Dia memilikinya untuk semua orang", sementara Tuttosport fokus pada "Dikutuk untuk menang", dengan analisis fakta bahwa Bianconeri, yang telah mencetak 18 gol dalam enam hari, sudah terlihat di lapangan dengan sepuluh pemain berbeda.
Inter, yang dipimpin oleh pelatih Chivu, menunjukkan bahwa mereka dapat mengandalkan pertahanan yang solid dan serangan yang mampu menciptakan peluang mencetak gol. Hasil melawan Parma, yang mencetak tiga gol hanya dalam waktu setengah jam, dipandang sebagai tanda kekuatan tim yang terus mendominasi berita utama olahraga Italia. Secara paralel, Juventus menjadi sasaran komentar Tuttosport, yang menggarisbawahi perlunya kemenangan untuk mempertahankan posisi peringkatnya.
Sedangkan bagi pers asing, hari Minggu diwarnai dengan konfrontasi langsung antara Barcelona dan Real Madrid di Spanyol. Mundo Deportivo memberi judul laporan tersebut “Pemecahan Rekor”, menyoroti kinerja tim Catalan, sementara Marca menulis “Di ujung rambut”, mengacu pada The Reds dan Vinicius. Meski Real Madrid kalah melawan Villarreal, klub tersebut tetap mempertahankan posisi teratas di tabel liga Spanyol.
Singkatnya, hari Minggu tanggal 11 Oktober Inter terus mendominasi SerieA, dengan penampilan dominan melawan Parma dan hasil yang mengukuhkan posisi mereka sebagai tim yang harus dikalahkan. Sebaliknya, Juventus dipandang sebagai tim yang wajib menang untuk mempertahankan posisinya di klasemen. Pers Spanyol malah menyoroti persaingan antara Barcelona dan Real Madrid, dengan penampilan dominan tim Catalan dan kekalahan Real Madrid melawan Villarreal.
