Inter kembali menguasai San Siro dengan comeback spektakuler, menang 2-1 melawan Fiorentina dan mengembalikan klub ke puncak klasemen. Gol pembuka dicetak oleh Jiménez, namun Inter membalasnya dengan serangan empat menit yang berujung penalti, kemudian gol dari Thuram di masa tambahan waktu. Dengan hasil ini, pelatih Chivu kembali menempati posisi pertama klasemen, sedangkan Fiorentina tetap di posisi ketiga, terpaut dua poin.

Di penghujung babak pertama Fiorentina memimpin 1-0 berkat gol Jiménez, namun Inter mulai menekan dengan intens pada waktu seperempat jam. De Gea mengimbangi Gattuso, namun harus menghadapi tiga tembakan penentu dari Thuram, yang berhasil lolos dari Pongracic dengan dua tembakan diagonal ke tiang jauh. Pertahanan Viola mengakhiri babak pertama dengan sempurna, namun Inter menunjukkan tekad yang kuat untuk memulihkan skor.

Di masa tambahan waktu, Inter kembali meningkatkan intensitasnya, namun presisi serangannya terbatas. Tim asuhan Chivu mempertahankan tekanan di lini tengah lawan, namun hanya sekali melakukan serangan berbahaya, dengan Thuram memanfaatkan undangan dari Carlos Augusto. De Gea terus melakukan penyelamatan, namun tekanan Inter semakin intens. Fiorentina punya beberapa peluang, namun Inter tetap tenang dan terus mencari gol.

Gol penentu terjadi di masa tambahan waktu, saat Thuram melepaskan tembakan snooker, bertukar bola dengan Diof dan berakhir di gawang. Gol tersebut memberi Inter kemenangan 2‑1, dengan penalti Mariani memastikan kemenangan tersebut. Hasil keseluruhan tersebut merupakan hasil yang luar biasa bagi Inter, yang menunjukkan bahwa mereka masih memiliki banyak sumber daya untuk dimanfaatkan.

Dengan kemenangan ini, Inter kembali ke puncak klasemen, sementara Fiorentina tetap di peringkat ketiga. Pertandingan Inter berikutnya adalah melawan Atalanta, sementara Fiorentina harus berusaha memulihkan poin yang hilang melawan Inter untuk mempertahankan posisi mereka di tabel liga.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita