Simone Braglia, mantan kiper AC Milan, berbicara dalam sebuah wawancara dengan Radio TMW oleh Tuttomercatoweb.com tentang momen Lazio saat ini dan prospek klub. Menurut Braglia, transformasi tim bukanlah hasil keajaiban atau ilusi, melainkan kerja keras yang dilakukan pelatih Gattuso. Sang kiper menggarisbawahi bagaimana Gattuso menyatukan tim, menghidupkan kembali motivasi para pemain yang sepertinya telah kehilangan keinginan untuk berkompetisi, dan memperkenalkan rasa kemanusiaan dan kesadaran dalam tim.
Braglia menyoroti pengetahuannya tentang Gattuso, setelah bekerja dengannya selama bertahun-tahun di Perugia, dan memuji kemampuan sang manajer dalam memberikan semangat baru kepada klub. Menurut mantan kiper tersebut, Lazio bisa saja mengikuti contoh Como tahun lalu, dengan finis di empat besar, meski ada tim yang lebih terkenal dan memiliki perlengkapan yang lebih baik. “Dengan harga diri yang mereka miliki dan hanya satu komitmen dalam seminggu, mereka bisa menjadi kejutan,” kata Braglia.
Sementara itu, perbincangan soal Milan dipicu oleh keputusan Cardinale yang mengecualikan seluruh pemainnya. Braglia mengutarakan pendapatnya bahwa pelatih harus diberi waktu dan tidak mengalami “pemecatan dini”. Ia menggarisbawahi pentingnya memberikan ruang kepada pelatih untuk menemukan cara agar para pemain bisa mengekspresikan diri sebaik mungkin dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Wawancara tersebut juga menyinggung topik Amorim dan manajemen pemain Amerika. Braglia memperingatkan bahwa para pemain sepak bola AS memberikan tantangan besar dan pelatih harus menemukan pendekatan efektif untuk memanfaatkan kualitas alami mereka. Dalam konteks ini, peran Gattuso dipandang sebagai model bagaimana seorang pelatih dapat mentransformasi tim dengan visi yang jelas dan memotivasi.
Terakhir, Braglia menyimpulkan dengan menegaskan kembali perlunya untuk tidak menilai hasil terlalu cepat dan mengizinkan manajer dan pelatih untuk menunjukkan strategi jangka panjang mereka. Dengan jadwal pertandingan berikutnya, Lazio dan Milan harus menunjukkan apakah strategi mereka masing-masing akan membuahkan hasil nyata di lapangan.
