Real Madrid mengakhiri pertandingan LaLiga melawan Villarreal dengan kemenangan 1‑0 berkat gol pertama Diomande pada menit ke-63. Hasil tersebut membuat klub Spanyol itu tetap berada di puncak klasemen, sementara Villarreal tetap berada di belakang dan harus menghadapi Napoli di Liga Champions.
Pertandingan tersebut ditandai dengan sebuah episode kegilaan yang membuat pelatih Real, José Mourinho, berlari ke lapangan untuk memeluk Vinicius setelah golnya pada menit ke-70. Namun VAR menemukan pemain Brasil itu menarik rambut Saliba saat menerima bola, sehingga gol tersebut dianulir dan Vinicius mendapat kartu merah. Keraguan Vinicius terlihat jelas, namun Real tetap memberikan perlawanan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.
Diomande mencetak gol pertamanya untuk Madrid, terbukti menjadi elemen kunci tim asuhan Mourinho. Gol tersebut memberi Madrid keunggulan yang dipertahankan hingga akhir, meski Villarreal kalah di penghujung pertandingan. Kekalahan klub Spanyol itu membuat Villarreal hanya mengumpulkan 8 poin dari 7 pertandingan, menempatkan mereka di peringkat kedelapan klasemen.
Di tabel LaLiga, Barcelona berada di peringkat pertama dengan 24 poin, disusul Atletico Madrid dengan 19 poin, dan Real Madrid dengan 18 poin. Dengan demikian, Real Madrid tetap mempertahankan posisinya di puncak klasemen, sementara Villarreal tetap di posisi bawah. Tim asuhan Mourinho harus terus bekerja untuk mengkonsolidasikan posisi mereka di klasemen dan mempersiapkan pertandingan Liga Champions mendatang.
Pertandingan Real Madrid berikutnya dijadwalkan pada 11 Oktober, saat mereka akan menghadapi Elche, sementara Villarreal harus mempersiapkan pertandingan Liga Champions pertama mereka melawan Napoli. Kemenangan Madrid memperkuat posisinya di klasemen, namun tim besutan Mourinho harus terus bekerja keras mempertahankan posisinya di puncak klasemen.
