Dundee menahan imbang Rangers 2‑2 di Dens Park pada hari Sabtu, menggagalkan peluang tuan rumah untuk menyalip Celtic di puncak Liga Utama Skotlandia. Tim tamu memimpin pada menit ke-37 ketika Bradley Fink memanfaatkan umpan panjang yang melewati pertahanan Rangers, mengecoh kiper untuk mencetak gol. Rangers segera merespons, dengan Badredine Bouanani melepaskan tendangan melengkung yang menyamakan kedudukan dengan kaki kiri ke sudut atas sebelum jeda, menjadikan skor menjadi 1‑1.
Babak kedua terjadi perubahan nasib yang dramatis. Nico Raskin melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak yang membentur bagian bawah mistar gawang sebelum jatuh ke gawang, memberi Rangers keunggulan 2‑1. Namun Dundee menolak untuk menyerah. Pada menit ke-69, Callum Jones mencegat umpan dari kapten Rangers Dan Neil dan, setelah menyenggol bola dari bek, memasukkannya melewati kiper untuk menyamakan kedudukan.
Hasil tersebut membuat Rangers berada di urutan kedua dalam klasemen, satu poin di belakang pemimpin klasemen Celtic, yang akan menjamu Hearts pada hari Minggu. Hasil imbang Dundee merupakan penghargaan bagi klub Skotlandia, yang telah menunjukkan ketahanan dan gaya bermain yang jelas di bawah manajer Steven Pressley. Tim asuhan Pressley tampil kuat di babak pertama, namun setelah sempat mengalami penurunan di babak kedua, mereka berkumpul kembali dan bangkit untuk mendapatkan poin yang pantas.
Kris Boyd, berbicara usai pertandingan, memuji penampilan Dundee. “Mereka tim yang bagus,” katanya. "Mereka punya gaya permainan dan sekelompok pemain yang bersedia bekerja keras demi manajer. Bahkan ketika diminta untuk bekerja keras dan menderita di paruh pertama babak kedua, mereka mendapat angin kedua dan kembali ke Rangers." Boyd menambahkan bahwa hasil imbang itu adil, mengingat kurangnya kreativitas di lini atas Rangers dan perlunya perbaikan.
Dengan hasil imbang tersebut, Rangers tetap bersaing memperebutkan gelar liga tetapi sekarang harus fokus pada pertandingan mendatang untuk memperkecil jarak dengan Celtic. Dundee, sementara itu, akan berusaha membangun soliditas pertahanan dan momen menyerang mereka saat mereka melanjutkan kampanye mereka di Liga Utama.
