Striker asal Prancis Marcus Thuram menjadi rujukan Inter di bawah asuhan CristianChivu, terutama dengan absennya kapten Lautaro Martinez. Penampilan terbarunya adalah dalam kemenangan melawan Fiorentina, di mana ia mencetak gol pada menit ke-91 dan membantu mengkonversi penalti Zielinski, mengamankan kemenangan 2‑1 bagi klub. Momen-momen ini menunjukkan bagaimana Thuram mampu melakukan intervensi pada momen-momen penting, mengubah situasi sulit menjadi peluang kemenangan.
Pemain Prancis, yang sudah dikaitkan dengan Inter hingga 2028, telah menyatakan keinginannya untuk terus bermain untuk tim setelah kontraknya berakhir. Menurut Gazzetta dello Sport, pembicaraan pertama dengan direktur olahraga DarioBaccin telah dilakukan, dengan tujuan untuk menemukan kesepakatan yang memungkinkan Thuram tetap bertahan di Serie A. Pihak manajemen telah menegaskan kembali keinginannya untuk melanjutkan kerja sama, sejalan dengan visi presiden BeppeMarotta.
Perpanjangan kontrak tersebut, jika dikonfirmasi, dapat memperpanjang komitmen sang pemain setelah tahun 2028, sekaligus memperkuat struktur ofensif Inter. Perusahaan tampaknya siap untuk menegosiasikan persyaratan yang mencerminkan semakin pentingnya Thuram dalam grup, terutama dalam konteks tekanan tinggi dan tidak adanya pemilik lain.
Saat Inter bersiap untuk berkompetisi di SerieA, Piala Italia, dan Liga Champions, stabilitas lini depan sangatlah penting. Oleh karena itu, pihak klub berusaha memastikan bahwa bakat Thuram tetap menjadi elemen sentral di tahun-tahun mendatang. Jika perpanjangan kontrak ditandatangani, sang pemain akan dapat terus berkontribusi terhadap kesuksesan klub, mempertahankan posisinya sebagai striker kunci di bawah manajemen Chivu.