Cesc Fabregas secara terbuka meminta maaf setelah Como kalah 3-2 dari Feyenoord, eliminasi pertama klub di Eropa. Dalam wawancaranya dengan Sky Sport, sang pelatih mengakui telah melakukan kesalahan dalam pengambilan keputusan taktis, khususnya saat langsung menerima hasil imbang 1-1. "Kami belajar, tapi saya melakukan beberapa kesalahan. 30 menit terakhir kami memegang kendali, tapi Feyenoord pantas mendapatkan kemenangan," ucapnya. Fabregas juga menyoroti sulitnya mengelola tiga kompetisi sekaligus dan menyatakan harapan untuk meningkatkan manajemen kalender.
Dari segi pemain, Como harus menghentikan latihan Diao untuk mengevaluasi kemungkinan cederanya. Sang gelandang telah melaporkan bahwa dia tidak dapat lagi berlari dan pihak klub sedang memeriksa kondisinya. "Kami berharap bisa merekrutnya tepat waktu. Dia pemain penting, terbukti dari perannya dalam gol tersebut," tambah sang pelatih. Diao telah digantikan oleh pemain lain dan tim akan berusaha mendapatkan kembali performanya sebelum pertandingan berikutnya.
Sementara itu, Roma mendapat pukulan telak ketika gelandang andalan Manu Kone terpaksa keluar lapangan sekitar seperempat jam setelah mengalami masalah otot fleksor kanan. Pemain Prancis yang mendapat dukungan kapten Prancis Mbappé digantikan oleh Pisilli. Cedera itu terjadi di saat yang kritis, karena Roma ingin mengkonsolidasikan posisi mereka di Liga Champions.
Pertandingan Liga Champions yang sedang berlangsung memperlihatkan hasil yang beragam: Aston Villa mengalahkan Fenerbahce 3-0, sementara Betis dan Porto tetap bermain imbang 0-0. Manchester City kalah dari PSG 0-3, lewat gol Doue, Dembele, dan Vitinha. Roma bermain imbang 1-1 melawan Real Madrid, melalui gol De Roon dan Mbappé. Pertandingan lainnya menampilkan Shakhtar dan AEK bermain imbang 1-1, dan Slovan Bratislava kalah 0-1 dari Stuttgart. Di Eropa, LASK kalah 3-6 dari Liverpool, lewat gol Araujo, Barcola, Frimpong, Ljubicic, Koumas dan Flecker.
Dengan kekalahan Como dan cederanya Kone, Roma harus meninjau ulang strategi mereka di Liga Champions. Como, di sisi lain, akan berusaha memulihkan performa pemain kuncinya sebelum pertandingan Eropa berikutnya. Pertandingan Liga Champions mendatang akan terus menguji ketahanan tim karena klub-klub berupaya mengkonsolidasikan lini permainan mereka menjelang babak sistem gugur.
