Roma dan Napoli mengakhiri laga mereka dengan hasil imbang spektakuler 3-3, kemenangan Balerdi pada menit ke-90 menyelamatkan rekor tak terkalahkan tim asuhan Allegri. Laga yang dimainkan di San Siro ini memperlihatkan kedua tim menunjukkan kualitas dan karakter, namun tidak ada yang berhasil membawa pulang kemenangan. Napoli dengan performa solidnya mendapat 11 poin, sedangkan Roma mengukuhkan posisinya di puncak klasemen dengan raihan 18 poin.
Babak pertama berjalan intens sejak awal. Soulé mengeluarkan pemain pada menit ke-7, sementara Napoli membalas. Rensch menyelamatkan tembakan dari Di Lorenzo pada menit ke-12, dan McTominay membuat Gollini mendapat masalah. Roma membalas dengan aksi Cristante dan Malen, namun Frank Anguissa-lah yang menjadi pembeda pada menit ke-27, ketika ia mengubah tendangan bebas Politano menjadi tendangan overhead spektakuler yang membuat Gollini tak bisa bergerak. Aksi Anguissa membuat Roma unggul 1-0, yang dipertahankan hingga menit ke-44, ketika sundulan Cristante nyaris membentur tiang gawang, nyaris menyamakan kedudukan.
Babak kedua ditandai dengan kebangkitan yang kuat dari Napoli. Scott McTominay mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-48 melalui sundulan umpan silang Politano, dan Politano hampir menambah gol ketiga pada menit ke-57. Namun, Roma mulai bereaksi. Pada menit ke-70, Soulé melakukan pertukaran dengan Malen dan menemukan tembakan kaki kanan yang bagus dari tepi gawang untuk menjadikan skor 2-1, dan empat menit kemudian Balerdi menyamakan kedudukan. Aksi Balerdi sangat menentukan karena ia memanfaatkan situasi membingungkan di area penalti untuk menyamakan kedudukan.
Gol penentu terjadi pada menit ke-90, saat Balerdi memenangkan duel dengan Beukema dan mengalahkan Meret untuk final 3-3. Hasil tersebut membuat Roma tetap bertahan di puncak klasemen, sedangkan Napoli mendulang 11 poin. Setelah hasil tersebut, Allegri dikeluarkan dari lapangan karena melakukan protes, dan pada pertarungan terakhir, Molina menghalau bola yang seharusnya bisa membuat Napoli meraih kemenangan tipis. Pertandingan ini benar-benar menjadi tontonan gol, emosi dan hiburan, dengan kedua tim menunjukkan bahwa mereka memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.