Barca menghadapi Semey dari Kazakhstan di hari kedua Babak Utama Liga Champions Futsal UEFA, dalam duel yang menjanjikan penentuan kepemimpinan Grup 1. Laga yang berlangsung di Lucenec Arena ini dibuka dengan tekanan intens dari tim Catalan yang berhasil unggul terlebih dahulu berkat gol EricMartel pada menit ke-7, usai kesalahan pertahanan Semey. Dengan poin pertama itu, Barca menjadi pemimpin grup, sementara tim Kazakh kembali ke lapangan dengan harapan bisa menyamakan kedudukan.
Pertandingan diwarnai agresivitas kedua kubu. Dalam sepuluh menit pertama wasit Italia AntonioDimundo dan OndrejCerný dari Ceko mengendalikan pelanggaran, dengan beberapa kartu kuning untuk pemain seperti Antonio dan Pedrinho dari Barça, dan pelanggaran yang menentukan oleh Orazov dari Semey yang memaksa tim Kazakh untuk lebih berhati-hati. Pertahanan Barca yang dipimpin oleh MiquelFeixas kokoh menghadapi upaya serangan Semey, meski beberapa peluang berhasil diciptakan tim Kazakhstan, terutama melalui Candido dan Dedezinho yang mencapai kotak penalti namun gagal mencetak gol.
Gol Martel tercipta saat Barca melakukan serangan balik cepat yang berujung tembakan miring Eric Martel yang bisa dihentikan Higuita. Tim Barcelona, yang memasukkan pemain-pemain seperti Adolfo, JoaoVictor dan Higor pada rotasi pertama, menunjukkan gaya ofensif dan penguasaan permainan yang memungkinkan mereka mengontrol laju pertandingan. Sementara itu, Semey, dengan pemain Brasil seperti Tursagulov dan Fernan, mencoba memanfaatkan kecepatan para penyerangnya, namun pertahanan Barca berhasil menetralisir sebagian besar permainan berbahayanya.
Sepanjang pertandingan terjadi beberapa intervensi pertahanan yang luar biasa. MiquelFeixas melakukan penyelamatan penting melawan CaioTorres, mencegah Semey menyamakan kedudukan di babak kedua. Demikian pula, kiper Higuita mencatatkan clean sheet pada beberapa kesempatan, berkontribusi pada skor akhir yang tersisa 1‑0 untuk keunggulan Barca. Kedua tim menunjukkan tingkat daya saing yang tinggi, dengan hadirnya pemain kunci di kedua kubu, seperti DídacPlana dan Yesenanov, yang saling menyapa dengan ramah sebelum pertandingan dimulai.
Dengan kemenangan ini, Barca berada di puncak Grup 1, sementara Semey harus mencari respons yang kuat di pertandingan berikutnya agar tetap bersaing untuk memimpin. Pertandingan Barca berikutnya akan sangat penting untuk mengkonsolidasikan posisi mereka dan melaju di babak penyisihan grup, sementara Semey harus mengatur ulang dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan kompetisi untuk mendapatkan kembali keunggulan.