Atalanta telah memutuskan untuk mengkonsolidasikan kehadiran Gianluca Scamacca, memperpanjang kontraknya hingga 2030. Oleh karena itu, klub Bergamo bermaksud memperpanjang tenggat waktu saat ini sebanyak dua tahun, yang berisiko menurunkan nilai sang pemain di pasar. Manajemen Dea sudah memulai negosiasi dengan sang penyerang, berusaha mencapai kesepakatan cepat untuk menjamin kelangsungan karirnya di tim.
Scamacca telah menjadi elemen kunci bagi Atalanta dalam beberapa musim terakhir. Pelatih Gian Piero Gasperini menganggapnya sebagai salah satu starter tim, dan kehadirannya dalam serangan sangat penting untuk menjaga ritme ofensif khas klub. Perpanjangan kontrak tidak hanya melindungi klub dari kemungkinan hilangnya nilai, tetapi juga memastikan stabilitas jangka panjang sang pemain, memungkinkannya untuk fokus pada performanya di lapangan.
Pasar musim panas juga melihat minat Roma terhadap pemain tersebut. Sebelum menandatangani transfer Castro dari Bologna, Roma sempat berusaha meyakinkan Scamacca untuk kembali ke ibu kota, tempat ia dibesarkan. Namun, Giuntoli, pengurus Dea, menolak gagasan tersebut, tetap mempertahankan pemain tersebut di Bergamo dan menggarisbawahi bahwa klub siap berinvestasi padanya. Ia juga menyoroti bahwa persaingan dengan Krstovic hanya mendorong Scamacca untuk berkembang lebih jauh.
Dengan adanya perpanjangan kontrak, Atalanta bisa terus memanfaatkan kualitas Scamacca tanpa khawatir posisi kontraknya akan menjadikannya "topi" bagi tim lain. Usulan pembaruan tersebut disambut positif oleh sang pemain, yang mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan manajemen dan pelatih kepadanya. Kesepakatan tersebut, jika sudah rampung, akan memungkinkan klub untuk merencanakan komposisi tim juga untuk kompetisi Eropa, dengan mempertahankan striker tingkat tinggi di skuad.
Langkah selanjutnya adalah penandatanganan kontrak baru yang akan dilakukan pada akhir masa negosiasi. Setelah selesai, Scamacca akan dapat berkonsentrasi pada pertandingan berikutnya di Serie A dan kompetisi Eropa, sementara Atalanta akan dapat terus membangun strategi ofensif di sekelilingnya.
