Stadion La Feixa Llarga di L'Hospitalet de Llobregat adalah tempat pertandingan Copa del Rey antara AEPrat dan Athletic Club de Bilbao. Hari yang dihadiri oleh suporter dari kedua kubu ini berlangsung dalam suasana ekspektasi khas pertandingan antar tim dari berbagai kategori.
AEPrat, yang berkompetisi di Divisi Kedua B, menjamu Athletic Club, salah satu klub tersukses di sepak bola Spanyol, dalam sebuah ujian yang, meski dianggap sebagai tantangan, juga menawarkan kesempatan untuk menunjukkan kualitas dan organisasi tim lokal. Pertandingan tersebut dimainkan di stadion milik Prat, di mana para penggemar lokal menyemangati para pemain mereka dengan lagu dan bendera, sementara para penggemar Athletic berhati-hati namun tegas dalam mendukung mereka.
Selama pertandingan, pemain kedua tim saling bertukar permainan yang luar biasa. Striker Maroan Sannadi mencetak gol pada menit ke-29, sedangkan Gustavo Reinke Gonçalves mencetak gol pada menit ke-33. Menit ke-36 tercipta gol Nico Serrano yang memberikan dorongan penentu bagi tim tamu. Skor tersebut dirayakan dengan antusias, dan para pemain berpelukan serta berbagi kaos di akhir pertandingan, menunjukkan semangat persahabatan khas kompetisi.
Pelatih atletik Edin Terzic memimpin timnya dengan ketepatan taktis seperti biasanya, berusaha memanfaatkan keunggulan timnya di fase Piala. Sebaliknya, staf kepelatihan Prat, di bawah arahan Alejandro Rego, berupaya menjaga kekompakan pertahanan dan memanfaatkan peluang serangan balik. Sepanjang pertandingan, para suporter Prat menunjukkan semangatnya, meski tim mengalami cedera yang menyebabkan satu pemainnya terlihat cedera kaki, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan suporter dan staf pelatih.
Dengan berakhirnya pertandingan, Athletic Club melaju ke fase berikutnya di Copa del Rey, sementara AEPrat pensiun karena pengalaman menghadapi rival tingkat tinggi. Meski kecewa dengan hasil tersebut, para pemain Prat tetap optimistis bisa berkembang di laga-laga selanjutnya dan tetap mewakili klubnya dengan bangga. Athletic sendiri mempersiapkan duel berikutnya dengan keyakinan bahwa performanya di kompetisi tetap solid dan kompetitif.