Luis Oliveira telah mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap situasi Fiorentina saat ini, menggarisbawahi bahwa tim tampaknya kurang memiliki kepribadian dan kepemimpinan yang nyata di lapangan. Dalam pidatonya, mantan striker Viola itu mengkritik pilihan pelatih, dengan menyatakan bahwa Fiorentina seharusnya memilih pelatih yang lebih berpengalaman untuk memberikan dorongan yang lebih besar kepada tim. Menurut Oliveira, minimnya sosok referensi membuat klub berada dalam posisi rentan, apalagi setelah kedatangan Gianluca Vanoli yang membawa sejumlah perbaikan namun tak menyelesaikan permasalahan mendasar.
Dalam analisis Oliveira, peran Gianluca Vanoli digambarkan “salah” terkait persiapan tim. Mantan striker itu berpendapat bahwa Fiorentina seharusnya mencari pelatih yang lebih mumpuni, mampu memberikan kontribusi lebih signifikan bagi kota. Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa tim gagal mengatasi kepergian Matteo Kean secara memadai, menggarisbawahi perlunya mendapatkan striker tingkat tinggi sejak awal musim panas. Menurut Oliveira, andai Fiorentina berhasil membawa level teratas, situasi saat ini bisa dihindari. Dia juga mencatat bahwa, meskipun ada investasi di pasar, pemain yang dibeli bukanlah yang paling cocok untuk peran yang dibutuhkan.
Oliveira lantas mengomentari pernyataan Paratici yang sempat menyatakan, tanpa Kean, Fiorentina bisa saja menemukan striker yang setara atau lebih bernilai. Mantan pemain tersebut menjawab bahwa menurutnya situasinya tidak sesederhana itu: "Bagi saya, hal itu tidak berjalan seperti itu. Tentu saja, penyerang tidak selalu langsung meledak. Saya juga harus menunggu satu tahun di Cagliari." Dia juga menyoroti kurangnya pemimpin sejati dan kepribadian dominan dalam tim. Bagi Oliveira, kenyataan bahwa kapten adalah penjaga gawang bukanlah sesuatu yang membuatnya bergairah, karena penjaga gawang dipandang sebagai pemain yang jauh dari permainan dan aksi. Ia menyatakan bahwa Fiorentina tetap menjadi tim yang "bisu" di lapangan, tanpa para pemain yang memacu tim di saat-saat sulit.
Secara keseluruhan, intervensi Oliveira menyoroti kritik keras terhadap manajemen Fiorentina, baik dari sisi teknis maupun pasar. Tim tampaknya telah kehilangan identitas dan kepribadiannya, elemen fundamental untuk bersaing di Serie A. Jika Fiorentina tidak dapat kembali ke jalurnya, musim ini bisa menjadi lebih sulit dari yang diperkirakan. Klub harus menghadapi kebutuhan untuk menemukan titik acuan baru, baik di dalam maupun di luar lapangan, untuk kembali bersaing dengan klub-klub papan atas.
