Atalanta akhirnya menemukan performa yang hilang setelah tiga kekalahan berturut-turut, mengalahkan Venezia dengan skor 3‑1 dan mendapatkan kembali kepercayaan diri untuk pertandingan Liga Champions berikutnya melawan Pafos. Perubahan taktik yang diperkenalkan oleh pelatih Maurizio Sarri terbukti menentukan: Atalanta memulai pertandingan dengan 4-2-3-1, namun pada menit ke-37, berkat gol Hainaut, model diubah menjadi 4-3-3 untuk memberikan lebih banyak dukungan ke lini tengah. Hasil akhirnya adalah keunggulan 3‑0 untuk tim Orobic, sebelum kebobolan gol dari Venezia yang mengakhiri pertandingan dengan skor 3‑1.
Gol Hainaut membuka pintu harapan bagi para pemain laguna, namun babak kedua diwarnai dengan serangan agresif dan dua peluang keberuntungan: Venezia membentur dua tiang, namun sebuah gol dianulir beberapa sentimeter. Sarri kemudian memutuskan untuk kembali ke formasi 4‑3‑3, mencoba mengkonsolidasikan pertahanan dan memberikan lebih banyak ruang kepada bek tengah. Hasilnya adalah keunggulan solid 3‑0, namun Venezia berhasil mencetak gol yang membuat Atalanta tertinggal 2 poin.
Bintang malam itu adalah Nikola Krstović, yang mencetak dua gol dan memberikan satu assist, menjadi pemain terpenting dalam pertandingan tersebut. Franck Kessie membuka skor untuk Atalanta, namun dia tidak mencetak gol di Serie A selama empat setengah tahun dan tidak mencetak gol untuk Atalanta selama sepuluh tahun. Pemain baru, Bellanova, dihentikan dan Scalvini dievaluasi. Venezia, sebaliknya, masih tanpa poin setelah enam pertandingan dan berada dalam posisi berisiko, dengan tekanan pada Giovanni Stroppa, pelatih yang dipastikan usai KO melawan Lazio. Bangku cadangan Venezia menjadi perhatian, dengan Paolo Zanetti dan Davide Nicola di barisan depan untuk kemungkinan penggantinya.
Atalanta kini berada dalam posisi yang lebih menguntungkan di klasemen, namun klub masih menghadapi pertandingan Liga Konferensi melawan Pafos. Sebaliknya Venezia harus mencari solusi untuk keluar dari jurang dan meningkatkan performanya. Kesimpulannya, Atalanta telah menunjukkan mampu beradaptasi dan menemukan performa yang tepat untuk meraih kemenangan, sementara Venezia masih harus mencari cara untuk memperbaiki posisinya di klasemen.
