Penalti yang ditolak Inter melawan Fiorentina memicu perdebatan sengit di antara mantan wasit, khususnya Graziano Cesari, yang menyebut keputusan Mariani sebagai "kegilaan". Pertandingan tersebut, yang dimainkan pada tanggal 26 Oktober, menampilkan kontak antara Viery dan Thuram menjadi pusat kontroversi: Viery akan melebarkan kakinya sementara kaki Thuram ditangguhkan, menurut Cesari, situasi yang menurut aturan harus dianggap sebagai tendangan penalti.
Dalam pidatonya, Cesari kembali menegaskan bahwa Mariani akan "meletakkan peluit di mulutnya", mengisyaratkan penalti, namun kemudian tidak meniup peluit. “Ini tendangan penalti karena Viery melebarkan kakinya,” jelasnya mengutip peringatan Orsato yang menyatakan bahwa kaki yang ditancapkan ke tanah tidak bisa dianggap sebagai tendangan penalti. "Tetapi lihat di mana kaki pemain Fiorentina itu... berada di udara, tergantung. Ia naik dan menyebar, tidak tertancap di tanah. Ini adalah tendangan penalti," tambahnya, menggarisbawahi ketidaksesuaian antara posisi kaki dan keputusan wasit.
Konteks pertandingan pun sudah tegang: Inter berusaha memantapkan posisinya di klasemen, sementara Fiorentina, dengan kapten baru Viery, berupaya memanfaatkan motivasi pertandingan bersejarah tersebut. Penalti yang ditolak membuat Inter berada pada posisi yang kurang menguntungkan, sementara Fiorentina mampu memanfaatkan episode tersebut untuk menjaga konsentrasi.
Perkataan Cesari bergema di kalangan penggemar dan media, yang mulai mempertanyakan keakuratan keputusan wasit di Serie A. Wasit Mariani, yang memimpin pertandingan, tidak berkomentar secara terbuka mengenai kontroversi tersebut, namun pilihannya mendapat sorotan dari otoritas sepak bola.
Untuk masa depan, Fiorentina nampaknya siap memanfaatkan motivasi Viery yang mengaku merasa terhormat bisa mengenakan seragam tersebut di hari penting tersebut. Namun, Inter harus mempertimbangkan kembali strategi pertahanan mereka dan berusaha menghindari kesalahpahaman lebih lanjut dengan wasit. Dengan musim yang masih berjalan, kedua tim harus fokus pada pertandingan mendatang untuk memulihkan poin dan menjaga daya saing di klasemen.