Michael Carrick, yang mengambil alih Manchester United dua bulan lalu, menyampaikan wawancara dengan tenang setelah hari yang penuh gejolak di mana Lisandro Martínez secara terbuka mengkritik direktur sepak bola klub, Jason Wilcox. Komentar tersebut muncul menyusul kekalahan 2-0 United dari Atlético Madrid di Liga Champions dan awal yang buruk di musim Liga Premier, di mana klub hanya memperoleh enam poin dari enam pertandingan.

Musim pertama Carrick sebagai manajer permanen United dimulai dengan kemenangan 3‑0 atas Brighton, mengamankan posisi ketiga dan kontrak dua tahun. Namun performa tim tersebut tersendat, dengan hasil imbang 1-1 melawan Tottenham dan kekalahan dari Leeds pada bulan Januari membuat klub tersebut berada di peringkat ke-13. Kritik dari Martínez, yang menuntut lebih banyak investasi dan direktur teknis yang lebih kuat, menambah tekanan pada situasi yang sudah genting.

Dalam wawancaranya, Carrick menepis anggapan bahwa klub sedang berada dalam krisis, menggambarkan suasana klub sebagai “sangat baik” dan menegaskan bahwa skuad berada “dalam kondisi yang fantastis.” Dia menekankan bahwa para pemain percaya pada pendekatannya dan fokus klub tetap pada kemajuan kolektif daripada drama individu. Ketika ditanya mengenai kesulitan yang dihadapi tim baru-baru ini, Carrick membela taktiknya, dengan menyatakan bahwa serangan United menghasilkan tembakan dan sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan di liga, namun kelemahan pertahanan menghambat hasil.

Carrick juga membahas perlunya keseimbangan skuad, mengutip pemain seperti Benjamin Sesko, Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Marcus Rashford, dan Bruno Fernandes. Ia menyoroti potensi talenta muda seperti Youri Tielemans dan Carlos Baleba, sekaligus mengakui tantangan yang ditimbulkan oleh cedera dan tuntutan fisik untuk berkompetisi di berbagai bidang. Jarak rata-rata yang ditempuh United dan jumlah sprint per pertandingan termasuk yang terendah di liga, menggarisbawahi potensi perbaikan.

Ke depan, Carrick mengakui pentingnya pertandingan mendatang melawan Leeds United di Elland Road. Dia memuji persaingan dan sejarah antar klub, menyatakan keyakinan bahwa tim akan siap menghadapi intensitas pertandingan. Meskipun dia menghindari membuat prediksi spesifik, dia menegaskan kembali bahwa prioritas klub adalah kesuksesan kolektif dan menghormati warisannya, bukan penghargaan individu. Minggu depan akan menguji apakah Carrick dapat menerjemahkan retorika tenangnya menjadi hasil positif di lapangan.

The GuardianArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita