Roma kembali ke Roma untuk matchday kesembilan SerieA, menjamu Cagliari di Olimpico. Setelah hasil imbang melawan Napoli di Maradona, Giallorossi sadar bahwa kemenangan sangat penting untuk menghindari kehilangan posisi di klasemen. Cagliari yang sudah menunjukkan soliditasnya dalam dua laga terakhir melawan Monza dan Bologna, menjadi tantangan berat bagi tim besutan Gasperini yang harus merebut kembali poin yang hilang.
Pelatih Cagliari mengumumkan pergantian lini serang, dengan Castro di lapangan dan Malen di bangku cadangan. Keputusan untuk tidak membiarkan Malen bermain sejak menit pertama dijelaskan oleh presiden Gasperini yang menyatakan bahwa pilihan tersebut ditentukan oleh kalender yang sibuk dan kebutuhan untuk membuat semua pemain berada pada performa puncaknya. Lebih lanjut, Castro telah memainkan dua pertandingan sebelumnya dan terbukti berperan penting. Kiper Mora juga dikeluarkan dari lineup awal, sementara di pertahanan tim Cagliari memilih Koulierakis.
Presiden Cagliari, Pietro Accardi, kembali menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah keselamatan. “Kami sadar telah mengalami dua kekalahan, namun kami juga memperoleh 13 poin di pertandingan pertama. Tujuan kami adalah menyelamatkan diri dan memajukan generasi muda”, kata Accardi saat wawancara dengan Dazn. Dalam konteks ini, tim menggunakan formasi 3-5-2, dengan Caprile sebagai penjaga gawang dan unit pertahanan yang terdiri dari Zé Pedro, Y. Mina dan J. Rodriguez. Di lini tengah, Sugawara, Adopo, Romano, Deiola dan Obert membentuk lini tengah, sedangkan Fadera dan Nzola melengkapi lini ofensif.
Untuk Roma, susunan pemain resminya mencakup formasi 3‑4‑2‑1 dengan Gollini di gawang, Mancini dan N'Dicka di lini pertahanan tengah, Koulierakis di lini ketiga, Lulli, De Roon, Pisilli dan Molina di lini tengah, Soulé dan Cristante di lini serang, dan Castro sebagai striker. Dybala dan Pellegrini tetap absen karena absen, sementara Rodrigo Mora ditinggalkan di bangku cadangan. Pelatih Gasperini memilih pendekatan ofensif, fokus pada kombinasi kecepatan dan teknik untuk mengatasi pertahanan Cagliari.
Pertandingan dijadwalkan pada pukul 20.45 dan diperkirakan akan menjadi pertandingan yang intens. Dengan Roma yang ingin mengkonsolidasikan posisi mereka di klasemen dan Cagliari berjuang untuk bertahan hidup, para penggemar dapat mengharapkan pertandingan yang penuh ketegangan dan momen-momen menentukan. Laga tersebut akan menjadi krusial bagi kedua tim yang membutuhkan hasil positif untuk melanjutkan musim dengan percaya diri.
