Presiden Bayern Munich, Herbert Hainer, telah menegaskan kepada surat kabar Bild bahwa klub Bavaria tersebut tidak bersedia menjual Michael Olise, meski beredar rumor tentang kemungkinan transfernya ke Real Madrid. Striker Prancis, yang bergabung dengan tim pada tahun 2024 setelah transfer €53 juta dari Crystal Palace, masih terikat kontrak hingga 2029 dan klub Jerman sedang mencari dia untuk memperpanjang komitmennya.

Hainer menjelaskan bahwa Bayern mengambil keputusan dari posisi yang kuat, menekankan bahwa klub tidak dipaksa untuk menyerahkan pemainnya. “Kami yakin Bayern adalah klub yang tidak dipaksa untuk menjual pemain,” kata sang pemimpin. Sejalan dengan itu, Hainer menambahkan bahwa Olise diperkirakan akan memperbarui kontraknya, menjaga kemungkinan memasukkan klausul pemutusan hubungan kerja yang memungkinkan dia membuka pintu peluang di masa depan jika dia menginginkannya.

Tujuan dari ekspansi ini adalah agar Olise menjadi salah satu pemain dengan pendapatan tertinggi di tim, bersama dengan Harry Kane dan Jamal Musiala, yang memperoleh sekitar 25 juta euro per tahun. Pemain sayap berusia 25 tahun asal London ini telah menjadi pemain kunci dalam skuad, dan Bayern ingin memastikan kelangsungannya di kota Bavaria itu.

Terkait situasi Harry Kane, Hainer menunjukkan optimismenya terhadap pembaruan kapten Inggris tersebut. "Saya merasa sangat optimis dengan perpanjangan kontrak Harry Kane, pembicaraan berjalan sangat baik. Harry dan keluarganya merasa sangat nyaman di Munich," komentar sang presiden. Perpanjangan kontrak Kane diperkirakan akan rampung dalam waktu dekat sehingga semakin memperkuat stabilitas skuad.

Pesan Bayern kepada Real Madrid dan klub lain yang tertarik pada Olise sangat kuat: klub Bavaria tidak akan menyerahkan penyerangnya tanpa proposal yang memenuhi persyaratannya. Dengan pembaruan pemain kunci dan konsolidasi skuadnya, Bayern berupaya mempertahankan daya saingnya di Bundesliga dan kompetisi Eropa, sementara masa depan Olise tetap berada di bawah sorotan media dan penggemar yang menunggu untuk melihat bagaimana kariernya berkembang di Munich.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita