Napoli mengawali laga melawan Roma dengan keunggulan 1-0 pada menit ke-45, berkat tendangan overhead Frank Anguissa yang mengejutkan kiper Gollini. Gol tersebut, yang dicetak melalui tendangan bebas DeRoon, memberi klub Neapolitan keunggulan yang bertahan hingga babak pertama, meski Roma berusaha menyamakan kedudukan dengan berbagai upaya untuk menyamakan kedudukan.
Pertandingan sejak awal ditandai dengan aktivitas defensif dan ofensif yang intens dari kedua tim. Napoli langsung mendapat peringatan di menit ke-3 atas pelanggaran keras terhadap Wesley, sedangkan Roma mencoba membalasnya dengan tembakan kaki kiri Soulé di menit ke-7 yang berakhir di luar batas. Napoli mulai menemukan ruang dan menciptakan peluang, dengan DiLorenzo memberikan bola yang sangat berbahaya di tengah pada menit ke-12 dan Lang menyelesaikannya di belakang pada menit ke-14. Roma berusaha bereaksi, namun mampu membendung aksi ofensif Napoli, juga berkat solidnya pertahanan dan kemampuan Gollini melakukan intervensi di momen-momen penting.
Gol Anguissa tercipta pada menit ke-27, saat Roma mendapat pelanggaran yang dilakukan Cristante terhadap DeBruyne. Politano melakukan tendangan bebas dari kiri, namun tendangan overhead Anguissa-lah yang mengejutkan kiper Gollini hingga membawa bola masuk ke gawang. Gol tersebut memberi Napoli keunggulan yang mereka pertahankan hingga babak pertama, meski Roma berusaha menyamakan kedudukan dengan berbagai upaya untuk menyamakan kedudukan.
Roma berusaha bereaksi, namun mampu membendung aksi ofensif Napoli, juga berkat solidnya pertahanan dan kemampuan Gollini melakukan intervensi di momen-momen penting. Napoli terus menekan Roma, namun Roma-lah yang mencoba menyamakan kedudukan melalui berbagai upaya menyamakan kedudukan, termasuk tembakan Cristante yang membentur tiang pada menit ke-44. Napoli mempertahankan keunggulan mereka hingga turun minum, dengan Roma berusaha membuat perbedaan dengan berbagai upaya menyamakan kedudukan.
Napoli terus menekan Roma, namun Roma-lah yang berusaha menghapus selisih dengan berbagai upaya menyamakan kedudukan. Napoli mempertahankan keunggulan mereka hingga turun minum, dengan Roma berusaha membuat perbedaan dengan berbagai upaya menyamakan kedudukan. Napoli terus menekan Roma, namun Roma-lah yang berusaha menghapus selisih dengan berbagai upaya menyamakan kedudukan.