Achraf Hakimi memimpin Paris Saint‑Germain meraih kemenangan dominan 5‑1 melawan LeHavre, mencatatkan hattrick dan dua assist. Penampilan klub adalah yang paling cemerlang dalam pertandingan tersebut, namun pemain sayap asal Maroko tersebut mengatakan bahwa dia tidak menganggapnya sebagai yang terbaik dalam karirnya, menekankan bahwa timlah yang menang terlebih dahulu.
Sang pemain mengungkapkan kepuasannya atas penampilannya, menyebutnya sebagai "malam yang indah" dan menyatakan bahwa, meskipun ini adalah pertama kalinya ia mencetak tiga gol dalam satu pertandingan, ada kejadian lain yang membuatnya lebih terharu. Hakimi juga mengenang bahwa dirinya sudah lama bermain di level tersebut, namun sebelumnya ia belum bisa mencetak gol. Kini, dengan gol-gol tersebut, reputasinya meningkat, namun menurutnya ia telah mengawali musim dengan baik, memberikan kontribusi kepada tim dalam beberapa hal.
Pemain asal Maroko ini meyakinkan para penggemar tentang kondisi fisiknya, dengan menyebutkan bahwa cedera musim lalu sudah berlalu. Dia menyatakan bahwa dia merasa 100% dan masih memiliki keinginan besar untuk bermain dan bersenang-senang di lapangan.
Meski absen beberapa starter, Hakimi menegaskan kembali pentingnya kolektif, dengan menyatakan bahwa PSG harus berfungsi sebagai sebuah grup dan semua pemain harus memberikan segalanya. Kemenangan atas LeHavre menegaskan soliditas klub dan kemampuan Hakimi sebagai acuan ofensif dan defensif.
Dengan performa ini, PSG selangkah lebih dekat menuju target musim mereka, sementara Hakimi terus mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pemain sayap terbaik Eropa. Tim dengan kekuatan kolektifnya siap melanjutkan musim dengan target meraih gelar juara nasional dan Eropa.