Striker San Sebastián Gorka Guruzeta terpaksa meninggalkan pertandingan di stadion Mestalla hanya enam menit setelah masuk menggantikan Iñaki Williams. Cedera yang menimpa lututnya itu terjadi pada menit ke-69 dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan fans dan pengurus Klub Atletik.
Guruzeta, yang dimasukkan pada menit ke-63, berdarah setelah “isyarat buruk” yang tidak melibatkan kontak dengan lawan mana pun. Ia langsung merasakan sakit yang luar biasa di kepala dan lututnya, yang membuatnya meninggalkan lapangan tanpa bisa melanjutkan. Pemain pengganti Maroan menggantikannya, sementara kiper Robert Navarro juga harus meninggalkan pertandingan setelah digunakan dalam lima pergantian pemain yang diperbolehkan.
Pelatih atletik Igor Terzic membenarkan bahwa cedera Guruzeta bersifat otot dan tidak menimbulkan ancaman serius bagi kariernya. Menurut sang pelatih, sang pemain mengalami masalah otot yang tidak serius dan diharapkan segera pulih. Terzic juga menyoroti bahwa tim akan menjaga kepercayaan pada skuad lainnya untuk terus bersaing dengan kuat.
Insiden itu terjadi saat pertandingan melawan Valencia, di mana Athletic berusaha untuk mengkonsolidasikan posisinya di klasemen. Cedera Guruzeta tidak hanya berdampak pada tim dalam jangka pendek, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang ketersediaan penyerang paling menonjol untuk putaran mendatang. Pelatih kedua tim harus menyesuaikan strategi mereka untuk mengimbangi hilangnya pemain kunci di tengah musim yang penuh tantangan.
Dengan cederanya Guruzeta, Athletic harus memikirkan kembali serangan mereka dan mungkin beralih ke pemain berprofil rendah untuk mengisi kekosongan. Manajemen klub, bersama dengan departemen medis, akan menyusun rencana pemulihan yang memungkinkan sang striker kembali ke tim utama sesegera mungkin. Sementara itu, Athletic akan terus bersaing di liga dengan tujuan mempertahankan posisinya dan maju dalam persaingan.
