Paris Saint‑Germain beralih ke proyek pertahanan baru setelah gagal meyakinkan Stade Rennais untuk menjual Jérémie Jacquet. Klub Paris, yang sudah mencari penguatan di engsel tengah, kini mempertimbangkan Ismaëlo Ganiou, bek berusia 21 tahun dari RC Lens, sebagai opsi yang layak untuk melengkapi duo Marquinhos–Willian Pacho.

Jacquet yang sempat menarik perhatian beberapa klub besar Eropa tak dijual ke PSG. Bahkan ada rumor ketertarikan dari Liverpool, yang dapat mendorong penawaran ke tingkat yang lebih tinggi. Menghadapi kebuntuan ini, Luis Enrique dan tim manajemennya harus mengidentifikasi talenta-talenta yang mampu memantapkan diri di level tertinggi di musim-musim mendatang. Ganiou, pada bagiannya, secara bertahap mengkonsolidasikan tempatnya di skuad profesional Lens setelah berlatih di Gaillelette dan dipinjamkan ke Annecy. Kualitas atletiknya, agresivitasnya dalam duel, dan potensi kemajuannya menjadikannya profil yang menarik bagi klub yang ingin membangun masa depannya.

Bek Lens baru-baru ini memperpanjang kontraknya dengan RC Lens hingga 2030, yang memperkuat posisi negosiasi klub. Meski PSG menunjukkan minat, Lens bisa saja menuntut kompensasi besar untuk pemain yang mereka anggap sebagai aset masa depan. Pada tahap ini, belum ada tawaran resmi yang dikonfirmasi, dan proyek ini masih merupakan sebuah pendekatan yang potensial dan bukan pendekatan yang konkrit.

Menurut konsultan Walid Acherchour, PSG harus memilih talenta yang sudah aktif di Ligue 1 daripada bertaruh pada pemain Liga Premier. Ia menegaskan, ketertarikan terhadap Ganiou adalah hal yang logis, karena sang pemain sudah mengetahui kejuaraan Prancis, mengalami kemajuan pesat dan masih memiliki ruang signifikan untuk berkembang. Belum ada keputusan akhir yang diambil, namun prospek transfer Ganiou ke Paris bisa terwujud jika negosiasi dengan Lens berhasil.

Sementara itu, PSG terus memantau pasar bek untuk persiapan musim depan. Jika klub berhasil mencapai kesepakatan dengan Lens, Ganiou akan bergabung dengan Paris dan berintegrasi ke dalam pertahanan Paris, sehingga memperkuat stabilitas tim sentral. Jika tidak, tim harus mencari opsi lain untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Jacquet. Beberapa hari ke depan akan menjadi penentu apakah PSG akan mewujudkan proyek ini atau mencari solusi lain di luar Ligue 1.

But Football ClubArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita