Sassuolo mendapat kabar buruk usai pertandingan melawan Milan pada 11 Oktober: bek FeddeLeysen mengalami robekan ligamen anterior (ACL) di kaki kirinya. Tes instrumental yang dilakukan segera setelah pertandingan memastikan diagnosis, meninggalkan klub untuk menentukan prosedur pembedahan dan fase pemulihan.
Pesepakbola kelahiran 1998 ini telah menjadi pusat perhatian di sektor teknis sejak kedatangannya di Serie A. Cedera ACL adalah salah satu cedera paling serius dalam sepak bola, seringkali memerlukan pembedahan dan masa rehabilitasi yang bervariasi dari enam hingga dua belas bulan. Sassuolo, yang berada pada tahap krusial musim ini, harus mempertimbangkan kembali strategi pertahanan mereka karena sang pemain akan absen lama.
Klub telah mengkomunikasikan bahwa, berdasarkan hasil tes, prosedur operasi dan waktu rehabilitasi akan ditetapkan. Sementara itu, tim fokus menjaga daya saing di SerieA, mencoba mengimbangi hilangnya bek kunci. Cedera Leysen terjadi di saat yang sulit, karena Sassuolo perlu mengkonsolidasikan posisi mereka di tabel liga dan bersiap menghadapi tantangan berikutnya.
Untuk masa depan, manajemen teknis Sassuolo harus mengevaluasi opsi yang tersedia: potensi penggantian, reorganisasi taktis, atau aktivasi pemain cadangan. Sementara itu, Leysen diminta fokus pada pemulihannya, dengan harapan bisa kembali beraksi secepatnya. Klub, bersama dengan staf medis, akan memantau dengan cermat kondisi kesehatannya dan mengkomunikasikan kabar terkini kepada publik.