FCBarcelona sedang mempersiapkan delapan hari yang sangat sibuk, dengan perjalanan ke Betis di La Liga, pertandingan kandang melawan PSG di Liga Champions dan El Clasico pertama musim ini melawan Real Madrid. Dalam konteks ini, pengelolaan pemain sayap muda LamineYamal, berusia 19 tahun, menjadi persoalan besar bagi pelatih Jerman HansiFlick, yang harus memutuskan apakah akan terus memainkannya secara intensif atau memberinya lebih banyak istirahat.

Di penghujung konferensi pers, Flick mengakui sulitnya mengatur waktu bermain Yamal. Dia menekankan bahwa pemain tersebut adalah “pemain spesial” dan seseorang harus “memperhatikan waktu bermainnya”. Sang pelatih juga mengingatkan bahwa Yamal adalah salah satu mesin ofensif tim dan meninggalkannya di bangku cadangan bisa menimbulkan risiko dalam olahraga, terutama sebelum pertandingan krusial. Ia menambahkan, para talenta muda masih menikmati bermain, yang merupakan faktor penting untuk menjaga dinamika tim.

Jadwal musim sangat menuntut. Usai laga melawan Betis, Blaugrana akan menghadapi PSG di Liga Champions, lalu Real Madrid di El Clasico. Flick menegaskan bahwa La Liga tetap menjadi prioritas utama dan dia tidak ingin mengorbankan satu pertandingan pun untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya. Oleh karena itu, ia harus menemukan keseimbangan antara daya saing dan kebugaran fisik, dengan tetap memperhatikan tenggat waktu Eropa dan nasional.

Bagi PSG, situasi Yamal akan dicermati dengan cermat. Jika Flick memutuskan untuk mengurangi waktu bermainnya sebelum pertandingan Eropa, hal ini dapat mempengaruhi kondisi pendekatan pemain muda Spanyol tersebut. Namun, belum ada keputusan akhir yang diambil dan masih belum pasti apakah Yamal akan ditandingkan melawan PSG. Beberapa hari ke depan akan menjadi penentu dalam menentukan bagaimana pelatih akan menggabungkan kebutuhan tim dengan perlindungan pemain yang menjanjikan.

But Football ClubArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita