Kembalinya Alexander Isak ke performa terbaiknya akhirnya membuktikan rekor penandatanganan Liverpool senilai £125 juta dari Newcastle. Striker Swedia berusia 27 tahun, yang kesulitan menemukan performa terbaiknya setelah mengalami patah kaki pada bulan Desember, telah mencetak enam dari 11 gol klub di Premier League musim ini, menjadikannya pencetak gol paling produktif bagi tim di kompetisi tersebut.

Gol terakhir Isak terjadi dalam kemenangan 2-0 atas Brighton pada hari Minggu, pertandingan yang menyaksikan Liverpool mengalahkan tim yang sedang dalam performa bagus dan mendominasi penguasaan bola. Gol tersebut, yang memberi ruang bagi The Reds untuk bernafas melawan tim Brighton yang menguasai 64% penguasaan bola dan membukukan ekspektasi gol lebih tinggi dibandingkan Liverpool, merupakan momen penting dalam pertandingan yang banyak digambarkan sebagai penampilan liga terbaik klub di bawah manajer baru Andoni IraIraola. Kemenangan tersebut menandai kemenangan liga keempat Iraola di Anfield, sebuah tonggak sejarah yang ia rayakan dengan menekankan pentingnya memenangkan bola di awal pertandingan.

Meski mengawali musim pertamanya dengan lambat dan cedera serius yang membuatnya hanya tampil 22 kali, performa Isak saat ini—rata-rata 0,95 gol per 90 menit—telah menggandakan ekspektasi klub lebih dari dua kali lipat. Dia telah mencetak lebih dari separuh gol liga Liverpool, dan hanya Erling Haaland yang mengungguli dia musim ini dengan sembilan gol. “Hari ini performanya sangat bagus melawan tim yang sangat bagus,” kata Isak usai pertandingan seraya menambahkan bahwa babak pertama adalah saat tim ingin merebut bola dan menjaga intensitas.

Iraola menyoroti pentingnya positioning dan dukungan untuk Isak, dengan mengatakan bahwa sang striker “mengancam, terutama jika kami bisa menempatkannya di posisi tersebut dan kami dapat memberinya umpan silang yang bagus.” Dia juga memuji rekan setimnya Bradley Barcola karena memenangkan duel dan menciptakan ruang, mencatat bahwa kombinasi penyelesaian akhir Isak dan tingkat kerja Barcola memiliki dampak yang menentukan pada pertandingan.

Soliditas pertahanan Liverpool kembali terlihat, dengan Ronald Araujo dan lini belakang mencatatkan clean sheet untuk keempat kalinya dalam delapan pertandingan liga. Penguasaan bola tim hanya sebesar 35,6%, terendah kedua dalam kemenangan kandang sejak 2003‑04, namun mereka berhasil mengendalikan permainan melalui tekanan agresif dan transisi cepat. Pertandingan ini juga menampilkan kontribusi dari Florian Wirtz dan Cody Gakpo, meskipun Wirtz membuang peluang untuk mencetak gol pembuka setelah terjadi defleksi.

Ke depan, Liverpool akan menghadapi Arsenal di pertandingan Liga Premier berikutnya. Dengan kepercayaan diri Isak yang meningkat dan performa mencetak golnya yang meningkat, The Reds optimis bahwa kemitraan antara pemain asal Swedia, Barcola, dan anggota skuat lainnya akan terus membuahkan hasil. Investasi klub sebesar £248 juta pada talenta baru kini menunjukkan tanda-tanda membuahkan hasil, dan kesabaran tim terhadap perkembangan Isak tampaknya membuahkan hasil.

BBC SportArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita