Giugliano bersiap mengganti pelatih. Raffaele DiNapoli, setelah refleksi selama seminggu, telah mencapai kesepakatan dengan klub untuk pemutusan kontraknya, menandai berakhirnya mandatnya sebagai pelatih gialloblù. Keputusan tersebut diambil menyusul serangkaian hasil mengecewakan, termasuk dua kekalahan beruntun melawan Bari dan Inter U23, yang membuat manajemen harus move on.
Klub, yang saat ini berada di peringkat kelima belas klasemen Grup C dengan tujuh poin dari sembilan pertandingan, telah memulai prosedur untuk mengidentifikasi penggantinya. Pencarian pelatih baru menjadi prioritas, mengingat posisi DiNapoli sempat dipertanyakan pada hari-hari sebelumnya. Manajemen olahraga telah menyatakan ingin menjaga stabilitas dalam tim, namun pada saat yang sama juga mengincar arah baru yang dapat membawa Giugliano kembali ke tujuan yang lebih ambisius.
Kontrak DiNapoli diakhiri berdasarkan kesepakatan para pihak, tanpa rincian kompensasi atau kondisi ekonomi yang muncul. Klub telah menyatakan kesediaannya untuk menghormati klausul kontrak dan memastikan transisi yang lancar bagi tim. Manajer yang memimpin klub musim ini meninggalkan klub dengan rekor tujuh poin, hasil yang tidak sesuai ekspektasi manajemen.
Dengan berakhirnya mandat DiNapoli, Giugliano kini berada dalam fase transisi. Klub sedang mengevaluasi beberapa opsi untuk pelatih baru, mencari kandidat yang dapat memantapkan posisi tim di Serie C dan memimpinnya menuju hasil yang lebih positif. Pencarian teknisi baru terus dilakukan, dengan harapan dapat menemukan sosok yang mampu membawa inovasi dan motivasi bagi kelompok.
Masa depan Giugliano masih belum pasti, namun manajemen bertekad menemukan solusi yang dapat menjamin stabilitas dan kemajuan. Klub akan terus memantau situasi dan mengkomunikasikan kabar terbaru mengenai manajer baru, seiring tim bersiap menghadapi tantangan berikutnya dengan harapan dapat meningkatkan posisi mereka di klasemen.
