Posisi Jason Wilcox di Manchester United mendapat sorotan baru setelah Lisandro Martínez secara terbuka mengkritik direktur teknis klub menyusul kekalahan 2-0 United dari Atlético Madrid. Pernyataan sang bek, yang disampaikan dalam wawancara pasca-pertandingan untuk CBS, dipandang sebagai tantangan langsung terhadap Wilcox dan strategi transfer dewan, mencerminkan kontroversi yang muncul tahun lalu ketika mantan manajer Ruben Amorim dipecat setelah konferensi pers yang memanas di Leeds.

Wilcox, yang ditunjuk sebagai direktur sepak bola pada April 2024, belum menghadapi ancaman formal apa pun terhadap perannya. Sumber mengonfirmasi bahwa departemen rekrutmen klub secara aktif mencari target potensial di bulan Januari, terutama untuk mengatasi kesenjangan di posisi bek kiri dan striker yang muncul setelah cederanya Luke Shaw dan Benjamin Sesko. Pengeluaran klub pada musim panas sebesar £155 juta untuk pemain seperti Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba dipertanyakan, dengan laporan menunjukkan bahwa penandatanganan tersebut tidak memberikan dampak yang diharapkan.

Seminggu setelah pertandingan melawan Atlético, komentar Martínez ditafsirkan sebagai seruan untuk ambisi yang lebih besar dan transparansi dari pimpinan klub. Dia berkata, "Kita memerlukan lebih banyak ambisi. Jika kita tidak mengatakan yang sebenarnya, tidak akan ada yang berubah," yang menyiratkan bahwa rekrutmen dan penunjukan manajer saat ini jauh dari harapan. Sikap blak-blakan sang bek telah memicu sorotan media terhadap staf pelatih, dan manajer Erik ten Hag diperkirakan akan mengatasi masalah ini sebelum perjalanan mendatang ke Leeds.

Wilcox, yang memiliki latar belakang kepelatihan dan sebelumnya bekerja di akademi Manchester City, berhati-hati dalam pernyataan publiknya. Dia hanya memberikan sedikit wawancara sejak mengambil peran tersebut, sering kali menekankan perlunya kesabaran dan kepercayaan pada rencana jangka panjang klub. Komentarnya tentang pentingnya pembinaan di dalam klub dipandang sebagai kekuatan dan potensi sumber perselisihan dengan tim manajerial.

Pemilik minoritas klub, Sir Jim Ratcliffe, dan kepala eksekutif Omar Berrada membela posisi Wilcox, dengan menyatakan bahwa tidak ada bahaya langsung terhadap pekerjaannya. Namun, meningkatnya ketidakpuasan di kalangan penggemar atas kebijakan transfer klub, pergantian manajer, dan pengaruh yang dirasakan oleh tim-tim milik Ineos telah meningkatkan seruan untuk memiliki visi yang lebih jelas. Seiring berjalannya musim, United perlu menyelaraskan tuntutan dewan, staf pelatih, dan pendukung sambil berusaha untuk mengamankan hasil di lapangan.

BBC SportArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita