Sassuolo bersiap menantang Fiorentina di Stadion Mapei dengan tim yang fokus pada pengalaman dan struktur. Pelatih Roberto Aquilani tampaknya ingin memberikan soliditas maksimal di lini tengah dengan memilih kemungkinan kembalinya Idzes sejak awal pertandingan didukung Caleta-Car. Di lapangan, kehadiran Matic di area kendali seharusnya bisa memastikan kendali laju permainan yang lebih menentukan. Dengan didiskualifikasi Thorstvedt, peluang masuknya Sulemana dan Adzic semakin besar, menawarkan sisi lini tengah alternatif yang lebih seimbang dibandingkan dengan rilisan terbaru klub.
Di sektor pertahanan, pilihan antara VanDerBrempt dan Cinquegrano masih tertunda, sementara di sisi kiri Doig lebih diunggulkan daripada Obrador. Untuk posisi sentral di samping Idzes, Caleta‑Car bisa menjadi starter di depan, tetapi Walukiewicz, Odenthal dan Candé tetap menjadi alternatif yang valid. Di lini serang, Aquilani bisa menjaga kesinambungan dengan Berardi-Esposito-Lauriente, meski Volpato sedang berdiskusi untuk mendapatkan jersey sejak menit pertama.
Sebaliknya Fiorentina mendekati laga dengan skuad yang tak berbeda jauh dengan laga sebelumnya melawan Atalanta. Tim asuhan Paolo Vanoli bertujuan untuk memastikan kehadiran Jiménez, Draguisin, Viery dan JoãoMario menjelang DeGea. Titik fokusnya tetap pada Oulai, yang harus kembali ke starting lineup sejak menit pertama untuk memberikan kesempatan kepada Fagioli yang cacat untuk mengatur napas. Pemain Pantai Gading itu akan menjadi juru kunci tim, dengan Ndour dan Brescianini di sisinya. Di lini serang, strukturnya tetap tidak berubah, dengan Mastantuono dan Njie mendukung striker tunggal, Pellegrino.
Kedua klub fokus pada pertahanan yang kokoh dan lini tengah yang mampu mengontrol permainan, sedangkan tim penyerang berusaha memanfaatkan peluang yang diciptakan formasi sentral. Laga tersebut menjanjikan pertandingan yang seimbang, Sassuolo ingin memanfaatkan pengalamannya dan Fiorentina berusaha menjaga kesinambungan skuadnya. Hasil akhir akan bergantung pada kemampuan masing-masing tim dalam mengelola tantangan bertahan dan memanfaatkan peluang menyerang.