FC Barcelona telah menyelesaikan sesi latihan terakhirnya di AliSamiYen, stadion Galatasaray, guna mempersiapkan pertandingan penyisihan grup Liga Champions yang akan dimainkan di Istanbul. Persiapan difokuskan pada membiasakan para pemain dengan lapangan dan lingkungan tekanan yang menjadi ciri pertandingan di stadion Turki, yang terkenal dengan intensitas pendukungnya.

Pelatih asal Jerman HansiFlick memimpin sesi tersebut, yang mencakup latihan menekan dan mengontrol bola di ruang kecil, dengan tujuan membantu para pemain menjaga konsentrasi di lingkungan di mana tim-tim Eropa menderita di bawah pengawasan para penggemar. Selain itu, pelatih dan fisioterapis PauCubarsí menekankan pentingnya memperhatikan setiap detail, karena malam Liga Champions dapat menjadi penentu proyek klub.

Dalam latihan tersebut, turut hadir presiden klub, Joan Laporta, beserta anggota delegasi institusi yang mendampingi tim di Istanbul. Kehadirannya mempertegas komitmen klub dalam persiapan fisik dan taktik jelang laga melawan Galatasaray yang diharapkan menjadi tantangan penting di kompetisi Eropa.

Barca menghadapi Galatasaray dalam pertandingan yang akan dimainkan di stadion dengan penggemar yang penuh semangat dan terbukti menjadi tempat yang sulit bagi tim yang datang dari luar. Persiapan di AliSamiYen bertujuan agar para pemain terbiasa dengan suasana dan tuntutan permainan di lingkungan bertekanan tinggi.

Setelah sesi selesai, tim kembali fokus pada strategi dan kohesi kelompok. Langkah selanjutnya adalah tersingkir dari kompetisi ini, di mana Barca akan berusaha untuk melaju di Liga Champions dan mengkonsolidasikan posisinya di antara klub-klub besar Eropa.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita