Dalam pertandingan yang berjalan lancar hingga menit-menit terakhir, Manchester United menyelamatkan satu poin di Tottenham Hotspur setelah gol telat dari Dominic Solanke. Kemenangan 3‑2 untuk tim tuan rumah terjadi dalam pertandingan yang membuat kedua tim kesulitan menemukan ritme, dengan Spurs akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain dan United berjuang untuk menghindari kekalahan keempat berturut-turut.

Momen penentu tiba pada menit ke-72 saat Matheus Cunha mengirimkan umpan silang mendatar dari kiri kepada Bryan Mbeumo. Mbeumo berputar melewati pertahanan Spurs dan menyelesaikannya melewati kiper, memicu sorak-sorai liar dari pendukung Tottenham yang berteriak “kamu akan kalah bersama City.” Gol tersebut menjadi pengingat akan posisi genting Tottenham di dasar klasemen Liga Inggris dan ancaman Manchester City di divisi yang sama.

Pertandingan tersebut diwarnai insiden kekerasan yang melibatkan Luke Shaw dan Rodrigo Bentancur. Shaw mengejar bola dari Bruno Fernandes, dan Bentancur membalasnya dengan tantangan ala gunting yang bisa menyebabkan cedera serius. Shaw, mengingat kembali patah kakinya yang parah beberapa tahun sebelumnya, mendorong Bentancur, yang menyebabkan perkelahian. Stuart Atwell turun tangan, mengeluarkan Bentancur, sementara wasit mengeluarkan kartu kuning kepada Shaw dan Jan‑Paul van Hecke. Bentrokan tersebut menambah suasana tegang, kedua tim kesulitan mempertahankan fokus.

Satu-satunya gol Tottenham musim ini tercipta di masa tambahan waktu, berkat sundulan Solanke. Sang striker mengungguli Lisandro Martínez dan menghalau umpan silang Sandro Tonali, menyundul bola melewati Senne Lammens. Gol tersebut mencegah Spurs mengalami kekalahan keempat berturut-turut, namun tim tetap tanpa kemenangan setelah enam pertandingan liga untuk keempat kalinya musim ini. Sedangkan United tertahan di peringkat 12 dengan hanya meraih tiga poin, masih jauh dari zona aman.

Dengan hasil imbang ini, pertanyaan mengenai tekanan manajerial masih belum terselesaikan. Spurs asuhan Roberto De Zerbi masih berada di dasar klasemen, sementara United asuhan Michael Carrick duduk di tengah klasemen. De Zerbi telah membawa pasukannya ke Marbella untuk mengikuti kamp pelatihan di cuaca hangat, sedangkan tim asuhan Carrick sedang mempersiapkan pertandingan Liga Champions melawan Atlético Madrid. Kedua manajer kini menghadapi tantangan untuk mengubah nasib tim mereka dalam beberapa minggu mendatang.

The GuardianArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita