Paris Saint-Germain yang dipimpin Luis Enrique tetap berada di puncak babak penyisihan grup Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City 4-2 di stadion ibu kota Inggris. Laga yang bertajuk “petrodollar derby” ini berlangsung dengan tingkat tontonan yang tinggi dan mengukuhkan keunggulan tim Paris di kompetisi tersebut.

Laga dibuka dengan penampilan apik PSG yang mencetak tiga gol sebelum turun minum. Di babak pertama, striker Dembele mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang akurat, sementara gelandang Vitinha menambahkan gol kedua melalui tembakan dari luar kotak penalti. Gol ketiga terjadi berkat tembakan keras Doué, yang memanfaatkan kesalahan pertahanan City. Dengan skor 3‑0, PSG seolah menguasai pertandingan secara mutlak.

Manchester City bereaksi di babak kedua, memperkecil selisih menjadi 3-1 dan menghasilkan beberapa peluang mencetak gol. Namun, PSG tetap tenang dan, melalui gol pengganti, memastikan kemenangan 4-2. Tiga poin menjadi krusial bagi klub Paris itu untuk tetap berada di puncak grup, sementara City terdegradasi ke posisi kedua.

Luis Enrique menunjukkan strategi berimbang, memadukan serangan tajam dengan pertahanan solid. Tim Paris menunjukkan bahwa kesuksesannya tidak hanya bergantung pada individu bintangnya, tetapi pada kohesi dan disiplin taktis. Sang pelatih mengingatkan bahwa PSG bisa menjadi lebih kuat tanpa kehadiran Mbappé, yang menggarisbawahi soliditas tim.

Dengan kemenangan ini, PSG melaju ke fase berikutnya dengan keunggulan signifikan dan memposisikan diri sebagai favorit juara Liga Champions ketiganya. Manchester City, pada bagiannya, harus meninjau kembali strateginya untuk mencoba bangkit di putaran kompetisi berikutnya.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita