Setelah jeda internasional selama tiga minggu, Tottenham Hotspur kembali beraksi di Premier League dengan rekor nihil kemenangan dari lima pertandingan pertama mereka, meninggalkan mereka di dasar klasemen. Awal buruk The Gunners telah menimbulkan pertanyaan tentang apakah klub tersebut sedang menuju musim bahaya degradasi lagi.

Musim awal klub ditandai dengan penampilan yang tidak konsisten dan kurangnya ketajaman dalam menyerang. Meskipun pemain kuncinya kembali dari tugas internasional, Tottenham kesulitan mengubah peluang menjadi gol, dan kelemahan pertahanan mereka terlihat saat melawan tim-tim di liga. Lima pertandingan tanpa kemenangan membuat Spurs kehilangan poin di semua kecuali satu pertandingan, membuat mereka tertinggal 16 poin dari pemimpin liga dan terpaut 12 poin dari zona aman.

Manajer José Luis deZerbi menghadapi tekanan yang semakin besar untuk membalikkan musim. Dalam wawancara baru-baru ini, dia mengakui kebutuhan tim akan kohesi dan identitas taktis yang lebih jelas. “Kami masih menemukan ritme kami,” katanya, menyoroti pentingnya membangun kepercayaan diri dan konsistensi di antara skuad. Petinggi klub telah menyatakan keyakinannya terhadap visi jangka panjang DeZerbi, namun fokusnya tetap pada mengamankan hasil positif untuk keluar dari zona degradasi.

Ke depan, Tottenham akan menghadapi daftar pertandingan yang padat yang mencakup pertandingan mendatang melawan tim papan tengah dan pertandingan piala tengah pekan. Prioritas klub berikutnya adalah menstabilkan performa mereka, memperketat struktur pertahanan, dan menghasilkan penyelesaian akhir yang lebih klinis. Jika Spurs bisa meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya, ini bisa menjadi sinyal awal dari perubahan haluan; jika tidak, ancaman ancaman degradasi akan semakin besar seiring berjalannya musim.

BBC SportArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita