Edon Zhegrova meninggalkan jejaknya pada laga Juventus-Cagliari, meski tak mencetak gol. Dimasukkan di babak pertama oleh Luciano Spalletti menggantikan Francisco Conceiçao, pemain Kosovar meningkatkan serangan Juventus dengan lima tembakan tepat sasaran, sebanding dengan yang dilakukan Luis Muriel dan Lautaro Martínez, dua pemain yang mencapai hasil yang sama pada kesempatan bersejarah lainnya di Serie A.
Laga yang digelar di San Siro itu berakhir dengan kemenangan Juventus, namun gol tetap absen. Zhegrova menunjukkan kemampuan menggiring bola dan menciptakan banyak peluang, namun kiper Kambing Caprile berhasil memblok semua tembakannya. Meski minim gol, performa Zhegrova cukup signifikan: lima tembakan tepat sasaran adalah pencapaian langka bagi pemain yang masuk dari bangku cadangan, terutama mengingat sejak kembali ke 20 tim pada 2004-2005 tidak ada pemain pengganti yang berhasil melepaskan lebih dari enam tembakan tepat sasaran.
Rekor Zhegrova cocok dengan konteks yang lebih luas: Luis Muriel, bersama Atalanta melawan Udinese pada Juni 2020, dan Lautaro Martínez, bersama Inter melawan Salernitana pada September 2023, adalah satu-satunya pemain pengganti yang berhasil mencapai lima tembakan tepat sasaran. Spalletti menunjukkan bahwa ia mengetahui senjata yang dimiliki bangku cadangan, namun hasil akhirnya tidak sesuai harapan.
Zhegrova telah memberikan pengaruh yang menentukan di pertandingan sebelumnya, ketika dia mencetak dua gol di matchday keempat melawan Sassuolo. Namun, untuk laga selanjutnya melawan Celta Vigo, pemain Kosovar tersebut tidak masuk dalam daftar UEFA Juventus untuk Liga Europa, sehingga ia tidak akan bisa berkontribusi pada laga Kamis nanti.
Dengan kemenangan melawan Cagliari, Juventus mengkonsolidasikan posisi mereka di klasemen, namun pelatih Spalletti harus mencari solusi ofensif lainnya untuk pertandingan berikutnya, karena Zhegrova tidak akan bisa diturunkan. Tim tengah mempersiapkan laga baru, berusaha mempertahankan tren positif yang diraih selama ini.