Atlético de Madrid sedang mempersiapkan hari terakhir fase reguler sebelum jeda internasional, dengan konfrontasi di Ciutat de Valencia melawan Levante. Pelatih Diego Simeone telah memutuskan untuk memasukkan Cuti Romero ke dalam starting lineup, sementara kiper Koke dan bek tengah Cardoso akan absen dalam pertandingan tersebut. Pertahanan tim Madrid akan dikonfigurasi dengan Pubill, Cuti Romero, Hancko dan Grimaldo, membentuk pertahanan kokoh yang dapat diperluas menjadi lima pemain jika Giuliano dimasukkan. Kiper Jan Oblak akan terus menjadi kunci di antara ketiga mistar.
Di lini tengah, Simeone mengusulkan hal baru secara taktis: Llorente akan berperan sebagai poros ganda bersama Barrios, meninggalkan pemain Denmark Hjulmand di bangku cadangan karena skorsing yang mencegahnya menghadapi Bayern. Sayap akan dilindungi oleh Giuliano dan Baena, sedangkan serangan akan mengandalkan Julián Álvarez dan Jonathan David, keduanya menjadi starter setelah absennya pemain Kanada Alexander Sorloth di pertandingan terakhir melawan Deportivo. Kesebelas pasukannya akan seperti ini: Oblak; Pubill, Cuti Romero, Hancko, Grimaldo; Giuliano, Barrios, Llorente, Baena; Julián Álvarez dan Jonathan David.
Sementara itu, Levante akan memiliki susunan pemain yang diperkirakan akan menyertakan Ryan di gawang, diikuti oleh Toljan, Mandi, Ndukwe dan Manu Sánchez di pertahanan. Di lini tengah, Thiago Fernández, Olasa, Requena dan Brugué akan membentuk zona transisi, sedangkan serangan akan terdiri dari Ratkov, Iván Romero dan penyerang utama tim. Pelatih Luis Castro telah mengumumkan bahwa ini akan menjadi starting lineup untuk pertandingan melawan Atlético.
Pertandingan ini menjanjikan akan menjadi penentu bagi kedua tim, karena Atlético berupaya untuk mengkonsolidasikan posisi mereka di klasemen sebelum jeda internasional, sementara Levante berusaha mengamankan poin penting untuk meningkatkan klasemen mereka. Dengan absennya pemain kunci dan diperkenalkannya formasi baru, hari itu akan menjadi ujian bagi kemampuan taktis para pelatih dan ketahanan para pemain. Para penggemar akan dapat melihat bagaimana Simeone menyesuaikan skuadnya dalam menghadapi pembatasan sanksi dan bagaimana Castro berupaya memaksimalkan performa sebelas pemainnya dalam duel yang dapat menentukan jalannya musim.