Napoli meraih kemenangan telak 3-0 atas Frosinone, menegaskan soliditas pertahanan mereka dan kehadiran kuat DeBruyne di lini tengah. Hasil tersebut sangat menentukan klasemen liga, mendorong Giallorossi lebih tinggi dan meninggalkan Frosinone dalam kesulitan dalam perjuangan melawan degradasi.
Di awal pertandingan, Massimiliano Allegri memutuskan untuk mengembalikan tiga pemain bertahan, dengan Meret, Rrahmani dan Badiashile di starting lineup. Meret, yang kembali setelah cedera, segera menunjukkan keandalannya dengan penyelamatan yang menentukan dan kontrol bola yang sempurna, menegaskan pilihan Allegri untuk mempercayakannya pada peran nomor satu. Rrahmani menjadi benteng pertahanan, memaksa penyerang tengah lawan untuk tidak bisa melarikan diri, sementara Badiashile menunjukkan kemampuan penutupan dan ketahanan fisik yang hebat, elemen kunci bagi tim Napoli.
Di lini tengah, DeBruyne memainkan peran penting, memulihkan bola di setiap area dan berkontribusi dengan aksi fantasi. Kontribusinya juga disorot oleh assist Giovane, yang mewujudkan upaya tim yang menghasilkan dua gol untuk sang pelatih. Di Lorenzo, yang kembali berperan sebagai bek sayap keempat, menunjukkan kealamian dan kemampuannya dalam menutupi fase ofensif yang diminta Allegri.
Sebaliknya, Frosinone kesulitan menemukan ritme permainannya. Oyono, khususnya, terbukti sulit mengatasi tekanan Napoli, sementara Lang menjadi pemain yang paling banyak melepaskan diri, namun kurang konsisten. Kiper Palmisani melakukan beberapa penyelamatan penting, namun tidak mampu menyelamatkan tim dari gol selanjutnya. Tim asuhan Alvini menunjukkan momen-momen keberanian, namun kurangnya ketajaman membuat mereka tidak bisa membalikkan keadaan.
Di antara rapornya, Meret menerima 6,5 poin untuk performa bertahannya, sementara DeBruyne mendapat 8 poin, menyadari pentingnya merebut bola dan menciptakan peluang. Rafa Marin mendapat 6,5 poin atas soliditasnya di sepertiga kanan, sedangkan Rrahmani mendapat 6,5 poin atas kehadiran defensifnya. Badiashile mendapat 6,5 poin untuk kemampuan menutupnya, sedangkan Di Lorenzo mendapat 6 poin karena kealamiannya di sayap.
Dengan hasil ini, Napoli mendekati fase akhir musim dengan basis poin yang kokoh, sementara Frosinone tetap berada di posisi kritis di klasemen. Laga Napoli selanjutnya adalah melawan Roma, laga yang akan memantapkan posisi mereka di tabel liga. Bagi Frosinone, laga selanjutnya adalah melawan Milan, laga yang bisa menjadi penentu kelangsungan hidup mereka di Serie A.
