Atlético Madrid mengalahkan Deportivo de La Coruña 1‑0 di penghujung pertandingan LaLiga, dengan JuliánÁlvarez mencetak gol liga kandang pertamanya dalam lebih dari setahun. Tendangan penyerang asal Argentina tersebut, yang terjadi tepat setelah turun minum, mengangkat klub Spanyol itu terpaut dua poin dari pemimpin liga Barcelona dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi delapan pertandingan.
Álvarez, yang menjadi pusat pertikaian transfer dengan Barcelona selama musim panas, membuat debut liga pertamanya musim ini dalam pertandingan tersebut. Gol tersebut merupakan gol pertamanya di depan pendukung Atlético di Liga sejak bulan November 2025. Gol penyama kedudukannya di Stuttgart di Liga Champions telah membuatnya mencetak dua gol dalam dua pertandingan yang sama, namun gol kandang ini merupakan sebuah kelegaan bagi tim yang berada di bawah tekanan sejak awal.
Pertandingan dimulai dengan Deportivo menciptakan peluang awal. Sundulan MiguelLoureiro berhasil digagalkan oleh kiper Atlético JanOblak, yang juga melakukan dua penyelamatan lainnya di babak pertama untuk menggagalkan upaya jarak jauh dari YeremayHernández dan upaya lanjutan dari Lorenzo Amatucci. Tendangan bunuh diri Atlético dari LeeKang‑In, PabloBarrios dan MortenHjulmand semuanya meleset dari sasaran, membuat tim tamu unggul di babak pertama.
Peralihan taktis Simeone di babak kedua ditandai dengan masuknya GiulianoSimeone dan RobinLeNormand untuk menggantikan Barrios dan AdemolaLookman. Perubahan ini memberikan keuntungan langsung. AlejandroGrimaldo mengirimkan umpan silang tepat yang diselesaikan Álvarez dari jarak dekat, membawa tuan rumah unggul 1-0. Atlético berusaha mencetak gol kedua, namun tendangan jarak jauh ÁlexBaena dapat digagalkan oleh LeoRomán dan sebuah tembakan yang diblok dari gelandang asal Spanyol tersebut. Namun, upaya tim tamu dari DávidHancko dan Simeone masih tinggi dan melebar, sehingga pertandingan tetap berjalan ketat.
Deportivo kembali mengancam di penghujung pertandingan, melalui tendangan KevinSanchez di menit-menit akhir yang berhasil diselamatkan dengan gemilang oleh Oblak. Pertandingan berakhir 1‑0, dengan Atlético semakin dekat ke puncak klasemen saat Barcelona bersiap menghadapi Real Madrid di Clásico mendatang di Camp Nou. Kemenangan ini menjaga rekor tak terkalahkan Atlético tetap hidup dan membuka jalan bagi tantangan berikutnya di liga dan kompetisi Eropa.
